Terapi Mata karena Radiasi Layar Elektronik, penulis Oei Gin Djing

Dewasa ini, penyakit mata semakin banyak macamnya. Dari semua penyakit mata yang saat ini banyak melanda kaum muda ( kurang lebih usia antara 10-40 tahun tahun) , mayoritas penyebabnya adalah karena radiasi barang-barang elektronik, seperti nonton televisi terlalu dekat dan terus-menerus, main komputer baik tablet/notebook ataupun dekstop, chatting dengan teman-teman secara terus-menerus lewat ketikan di layar Hp.

Tanpa sadar gaya hidup semacam ini sudah menjadi semacam tradisi yang menjadi keharusan bagi kaum muda, katanya biar gak dibilang ketinggalan jaman, biar gak dibilang gaptek lu broww, kuno, dsb.

Memang kita tidak bisa terlalu lepas dari teknologi masa kini supaya tidak terlalu ketinggalan jaman, walau Anda dan orang-orang 45 keatas tergolong lahir dijaman kuno (ini kata anak-anak sekarang), termasuk saya/Oei Gin Djing yang saat ini sedang belajar bikin blog dan getol didepan komputer tetapi harus diingat penting bagi kita untuk tetap memperhatikan masalah kesehatan mata.

Tanpa mata yang sehat, kita takkan dapat menikmati keindahan dunia dengan nyaman, tanpa mata yang sehat maka kita takkan dapat bekerja dengan baik, tanpa mata yang sehat pula kita takkan dapat chatting dengan nyaman bersama teman-teman baik di Hp maupun di internet.

Gangguan pada mata akan membuat kwalitas hidup kita menurun terutama dalam kegiatan yang mengandalkan mata. Contoh : Karena mata gak tahan silau serta kabur maka akhirnya ogah sahut-sahutan dengan teman-teman lewat teks. Karena mata kalau melihat sesuatu terasa berbayang, maka ogah membaca dan menonton. Karena mata kabur dan jarak pandang menyempit maka ogah untuk nyetir, takut berbahaya dan karena mata terasa ngebiltz (seperti melihat kilatan-kilatan cahaya yang sangat cepat) maka mana mungkin bisa bekerja dengan baik, jangankan untuk bekerja, dalam kondisi mata tertutup juga tak nyaman dan pusing.

Saat ini saya /Oei Gin Djing, sedang menangani banyak kasus-kasus terganggunya penglihatan mata akibat teknologi layar elektronik. Saya melakukan terapi dengan cara Akupunktur dan menganjurkan penderita bila sudah dirumah melakukan kompres mata dengan menggunakan batu giok, bila mereka sempat pagi hari sebelum berangkat kerja atau ke sekolah, saya anjurkan untuk melakukan pemijatan perlahan disekitar mata dan melakukan senam mata.

Mengenai cara memijat titik akupunktur sekitar mata dan cara melakukan senam mata, sebaiknya Anda membaca buku TERAPI MATA DENGAN PIJAT DAN RAMUAN (cetakan Pertama terbit pada bulan Frebuari 2006, saat ini yang beredar adalah cetakan ke 6), penulis Oei Gin Djing, Akupunkturis dan Penerbit: Penebar Plus.

Kita dapat merawat mata kita dalam mengurangi radiasi barang elektronik dengan cara-cara mudah dan sederhana yang penting niat.                                                                                            Misalnya : 1. Jaga jarak pandang terhadap layar elektronik.

2. Tahu berhenti main game sebelum mata teras lelah.

3. Setelah melihat layar elektronik dalam satu jam, alihkan pandangan sejenak ke berbagai arah, mirip-mirip senam mata.

4. Sering-seringlah melihat rerumputan hijau dipagi hari atau melihat pohon yang rimbun dan berwarna hijau di pagi hari.

5. Istirahat dan tidur yang cukup.

6. Sempatkanlah mengompres mata dengan batu Giok Asli, minimal sehari sekali menejelang tidur, waktu yang dibutuhkan hanya sekitar 5-10 menit. Mata dalam kondisi terpejam.

Metode pemakaian Batu giok yang asli untuk terapi mata (yaitu cara pemanfaatan batu Giok untuk terapi mata, ditemukan oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis)

Harga batu giok (ASLI) ini sepasang Rp 8o ribu. Selama persediaaan masih ada.

Batu GIOK untuk kompres mata, mengatasi mata lelah, mata kena radiasi layar Hp, layar komputer dan televisi, permulaan katarak dan glaukoma, masalah gangguan pada retina, dsb.

Harga BATU GIOK sepasang, dijamin ASLI Rp 80 ribu, bisa Anda dapatkan menghubungi lewat SMS dulu pada

Hp: 081 8165 373 (Oei Gin Djing) atau SMS ke Hp: 0838 9035 3055 (Fenny) FB : Nonie Shop FB : Oei Gin Djing

Batu Giok tertentu dan asli, contohnya seperti gambar diatas (gambar, batu hijau yang berbentuk seperti koin), berguna untuk mengurangi gangguan-gangguan yang timbul akibat radiasi dari layar barang-barang elektronik. Efeknya bisa langsung terasa setelah pemakaian, kadang juga terasa setelah 2-3 hari. Biasanya setelah pemakaian batu Giok dengan cara mengompres mata penderita gangguan mata, tidak lama kemudian akan keluar kotoran-kotoran mata. Kotoran mata bisa kayak lengket-lengket, cairan kuning ataupun keluara seperti kristal-kristal gula pasir. Setelah pemakaian biasanya mata bisa langsung terasa nyaman tetapi juga kadang terasa berat. Reaksi masing-masing orang berbeda.

Artikel ini ditulis oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis pada hari Kamis, tanggal 25 Januari 2012.

URL terkait  https://akupunkturpijatprana.wordpress.com/7-gerakan-senam-mata-oei-gin-djing-artikel-gaya-hidup-sehat/

URL dari yahoo. http://id.berita.yahoo.com/blogs/jagat-pintar/di-balik-layar.html

Alamat Praktek Oei Gin Djing, Akupunkturis :

Jl. Sunter Indah Raya Blok HA 1 no. 10 (Pagar warna coklat)
Perumahan Sunter Hijau
Jakarta Utara
Hp. 0818165373 ( hanya untuk SMS saja)

Iklan
7 Komentar

7 thoughts on “Terapi Mata karena Radiasi Layar Elektronik, penulis Oei Gin Djing

  1. Ping-balik: Ramuan Manjur dan Praktis

  2. Ping-balik: Mencegah Stroke dengan menekan/ Menusuk Titik 78 Pucuk Telinga dan 5 Titik Akupunktur ujung jari kiri-kanan | Ramuan Manjur dan Praktis

  3. Ping-balik: Tumor dan Kanker Payudara membaik berkat Minum Binghan Ginseng « BinghanGinseng.wordpress.com

  4. Ping-balik: Binghan Ginseng Oei Gin Djing « BinghanGinseng.wordpress.com

  5. Ping-balik: Akupunktur dan Bing-Han untuk Auto-Imum, oleh Oei Gin Djing « BinghanGinseng.wordpress.com

  6. Ping-balik: Akupunktur Tinnitus dengan keluhan bunyi Bum-Bum diselingi nging akibat radiasi Ponsel | Akupunktur-Tinnitus

  7. Ping-balik: Saya (Oei Gin Djing) pernah Kena Diabetes, gula darah puasa 185 mmgh « BinghanGinseng.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s