Tag Archive | Oei Gin Djing

Ibu Melinda sembuh dari Tinnitus & gangguan keseimbangan-Terapis Oei Gin Djing, Akupunkturis

Kisah nyata sembuh dari Telinga berdenging/ berbunyi/ bergemuruh/ berdbur dan sebagainya. Minggu ini saya mengalami kebahagiaan tak terhingga karena pasien saya (Oei Gin Djing, Akupunkturis) dapat berakhir penderitaannya, tinnitusnya menjelang sembuh dan beliau sangat berbahagia. Sungguh suatu anugrah tak ternilai bisa sembuh dari Tinnitus, seorang ibu usia 52 tahun akhirnya menemukan terapi yang cocok yang akhirnya dapat meredakan bahkan mengakhiri penderitaan tanpa ujung yang dirasakannya. Semoga kisah nyata ini dapat bermanfaat bagi sesam penderita Tinnitus/ Telinga berbunyi-berdenging.

Berikut penuturan beliau dalam blog saya: agar tetap terjaga keasliannya maka semua kalimat tidak ada yang saya edit, sengaja saya capture.

Kesaksian asli, sembuhnya ibu Melinda dari Tinnitus/ Telinga berdenging yang super parah oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis (SMS/WA: 0818 165 373 ), Oei Gin Djing tinggal di Perumahan Sunter Hijau-Jakrta Utara-Indonesia

melinda 1.jpg

Kesaksian asli, sembuhnya ibu Melinda dari Tinnitus/ Telinga berdenging yang super parah oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis (SMS/WA: 0818 165 373 ), Oei Gin Djing tinggal di Perumahan Sunter Hijau-Jakrta Utara-Indonesia

 

melinda 2.jpg

 

Semoga kisah sembuhnya beliau dari Tinnitus dapat menjadi penyemangat bagi sesama penderita Tinnitus/ telinga berdenging-berbunyi.

BILA TUHAN MENGHENDAKI MAKA TAK ADA YANG TAK MUNGKIN.

Jakarta, Minggu,  1 Mey 2016

 

 

 

Iklan

Radiasi Ponsel dengan Earphone yang mengakibatkan Ketulian oleh Oei Gin Djing Akupunkturis

Bijaksanalah dalam menggunakan Ponsel dan Earphone

Ada suatu hal yang membuat saya merinding, bayangkan seorang anak lelaki muda 16 tahun umurnya menderita ketulian akibat sering tiduran sambil mendengarkan musik dari ponselnya. Kalau pas terbangun 1 jam kemudian maka dia matikan ponselnya tapi masalahnya mendengarkan musik dari ponsel dengan Earphone menempel di ke2 telinganya ini bisa berlangsung sampai pagi.

Rutinitias menjelang tidur sampai tertidur dan terbangun esok harinya ini berlangsung entah berapa lama. Pada suatu hari saat bangun tidur anak muda usia 16 tahun ini merasakan ke 2 telinganya terasa menutup dan musik yang disetel dari PONSELnya tidak terdengar….mungkin baterainya habis pikirnya…..saat dilihat ternyata baterai ponselnya belum habis. Dengan bingung dia coba mendengarkan detak jam dinding dan ternyata tidak terdengar. Dia coba bernyanyi dan terasa menggema di dalam kepalanya.

Saat keluar kamar ditemuinya ibunya dan dia berbicara, ibunya mendengar perkataannya tapi saat ibunya berbicara anak muda ini tidak mendengar apapun yang dikatakan ibunya. Hari itu ibunya melarang sekolah dan membawanya ke rumah sakit dan ditanganin oleh dokter spesialis THT=Telinga Hidung dan Tenggorok. Setelah diperiksa lubang telinganya pakai Otoskop dinyatakan telinga bersih dan normal lalu dilakukan Audiogram dan ternyata grafiknya adalah anak ini mengalami ketulian mendadak atau Suddendeaf. Oleh dokter yang merawat diberi macam-macam obat yang antara lain yang umum adalah Tebokan dan Mecobalamin. Setelah meminum obat selama 2 minggu tidak ada perubahan, terapi dilanjutkan dengan mencari dokter THT yang lain dan hasilnya sama, tetap tidak dapat mendengar.

Karena ketulian yang dideritanya juga disertai gangguan bunyi didalam telinganya juga keseimbangan tubuhnya terganggu maka sekolah sementara ditinggalkan. Karena frustasi dia mencari terapi non medis…Setelah mencari di Google tentang terapi untuk telinga, dia temukan tentang saya (Oei Gin Djing, Akupunkturis) dengan URL: https://akupunkturpijatprana.wordpress.com/akupunktur-untuk-tinnitustelinga-berdenging-terapis-oei-gin-djing-akupunkturis/

Hari itu juga ibunya SMS krn saya hanya mau tanya jawab dengan SMS atau Inbox Fb. Setelah tahu jadwal praktek saya maka si Ibu mengantar anaknya untuk terapi akupunktur di tempat saya (Oei Gin Djing), saya melakukan tanya jawab dan mulai menusukkan jarum-jarum akupunktur, hasil yang didapat sesaat setelah beberapa jarum saya tusukkan adalah keseimbangan tubuhnya membaik. Hal ini dirasakan karena sebelum dan setelah tusuk jarum saya tes.

Jarum-jarum akupunktur kembali saya tusukkan pada saat menusuk kepala sekeliling telinga saya menggunakan Chikung atau Prana untuk mengeluarkan radiasi di kepalanya. Ada hawa sangat panas yang keluar dari pori-pori kepala diatas dan disamping telinganya. Anak ini saya minta untuk merasakan sendiri (saya tunjukkan caranya) dan dia merasakan hawa panas bergelombang yang keluar dari kepalanya itu bahkan dari badannya bagian atas juga terasa keluar hawa panas.

Saya tanya (dengan menulis di kertas) bagaimana rasa badannya saat ini? jawabnya terasa ringan dan lega tante dan mata saya terasa lebih terang juga enteng. Katanya biasanya matanya terasa kabur dan tidak bisa fokus. Kalau lihat cahaya lampu biasanya pusing dan sekarang tidak pusing Tante kembali dia lanjutkan kata-katanya dengan gembira.

Saya bertanya lagi melalui tulisan bagaimana telingamu. Jawabnya rasa tersumpal/ tersumbat agak berkurang. Saya berpesan pada orang tuanya agar selama seminggu saat saya praktek diharapkan untukl rajin terapi. Pesan lain yang saya sampaikan adalah untuk sementara ponsel anknya disimpan, semua ponsel saat akan tidur dimatikan, Wifi saat akan tidur juga dimatikan. Televisi saat aan tidur dimatikan demikian pula radio.

Setelah terapi seminggu yaitu 4 kali pertemuan dengan saya, anak ini sudah dapat mendengar walau belum sempurna dan keseimbangan tubuhnya membaik. Minggu berikutnya anak ini sudah bisa sekolah.

Contoh:

Terapi untuk ketulian dan denging/ dengung atau bunyi-bunyi di dalam telinga dapat anda tonton di Youtube dengan terapis Oei Gin Djing, Akupunkturis

MURAH DAN BERKHASIAT: BATU GIOK ASLI untuk mengurangi TELINGA BERBUNYI/ TINNITUS

Harga per-pak isi 25 keping Rp 200 ribu belum termasuk ongkos kirim. Maaf harga pas.                                             Bisa dibeli langsung ditempat praktek saya pada saat saya praktek yaitu sesuai jadwal praktek. Terimakasih

keping giok tel 25 i1

Untuk pemesanan hubungi ibu Oei Gin Djing, Akupunkturis via SMS atau WA; 0818 165 373 Harga per-pak isi 25 keping Rp 200 ribu belum termasuk ongkos kirim Bagi penderita telinga berbunyi daripada telinga Anda disumpal pakai kapas atau tissue lebih baik disumpal dengan batu Giok seperti gambar diatas, karena lebih bermanfaat dalam memperbaiki kondisi kesehatan telinga Anda. Batu Giok ini juga bisa digunakan untuk meredakan nyeri dengan menempelkan pakai plester pada lokasi nyeri, misalnya nyeri pinggang: plesterkan beberapa batu giok pada area pinggang, nyeri Jantung: plesterkan beberapa batu giok disekitar jantung.

Untuk pemesanan hubungi ibu Oei Gin Djing, Akupunkturis via SMS atau WA; 0818 165 373 Harga per-pak isi 25 keping Rp 200 ribu belum termasuk ongkos kirim

Untuk pemesanan hubungi ibu Oei Gin Djing, Akupunkturis via SMS atau WA; 0818 165 373 Harga per-pak isi 25 keping Rp 200 ribu belum termasuk ongkos kirim

Terapis Akupunktur Tinnitus ibu Oei Gin Djing, Akupunkturis.. Untuk informasi hubungi ibu Oei Gin Djing, Akupunkturis via SMS atau WA; 0818 165 373 Harga per-pak isi 25 keping Rp 200 ribu belum termasuk ongkos kirim

Tinnitus yang diderita 8 tahun oleh bapak Oliver akhirnya sembuh dengan akupunktur khusus yang dikembangkan oleh Akupunkturis senior Oei GIn Djing

Akupunktur Telinga berbunyi, Ketulian dan vertigo: Terapis Oei Gin Djing, Akupunkturis

Saya Oei Gin Djing, Akupunkturis pada pertengahan Nopember 2010 pernah terkena Tinnitus atau telinga berdenging yang parah, sebelum timbul Telinga berdenging yang menyiksa ada gejala gangguan keseimbangan dan terkadang vertigo. Kisah selengkapnya dapat Anda baca dengan meng-klik tautan ini https://akupunkturpijatprana.wordpress.com/akupunktur-untuk-tinnitustelinga-berdenging-terapis-oei-gin-djing-akupunkturis/

Serangan Tinnitus yang saya alami meledak pada sekitar pertengahan bulan Nopember tahun 2010, saya akan sebutkan beberapa yang saya alami , yaitu:

– Serasa bagai robot saya jalani hari demi hari.

– Serasa (Maaf) ada kotoran telinga yang besar dilubang telinga.

– Serasa terkurung dalam suatu dimensi dunia lain.

– Keseimbangan tubuh terganggu setiap saat.

– Serasa hampir koma dan hampir mati rasanya.

– Serasa orang linglung dengan otak bleng saat akan bekerja dan berbuat apapun

– Mudah lupa

– Makan juga sering agak tersedak.

– Kalau bernafas seperti tidak lampias dan hidung terasa sering mampet

– Sering mimisan tanpa sebab pada hidung sebelah kiri

– Takut mandi. Tak tahan dingin dan angin

– Tak tahu apa yang harus diperbuat.

– Serasa telinga diserang suara hebat dan menyiksa saat hujan turun.

– Serasa mendengar suara seperti di medan perang.

– Serasa mendengar suara orang bertanding pedang dan kadang suara jangkrik mengerik.

– Serasa seperti mendapat serangan Jantung, walau saya belum pernah terkena gangguan pada Jantung sebelum Tinnitus.

– Serasa ada sesuatu yang berat dan juga nyeri pada samping iga kiri dan kanan.

– Hari demi hari, terdengar bermacam-macam suara, saya hanya bisa mendengar dengan satu telinga, yaitu telinga kiri, sedangkan telinga kanan tuli sejak lahir. Maka siksaan suara entah di Klokea/rumah siput atau di di otak kiri lebih menyiksa lagi, rasa nyeri menjalar terutama pada sisi area tubuh kiri, dari kepala sampai ke kaki. Kaki terasa gontai dalam melangkah.

– Terkena radiasi suara berupa Tinnitus/Telinga Berdenging benar-benar sulit untuk dibayangkan juga sulit untuk digambarkan. karena banyaknya serasa gangguan dan lain-lain.

Terapis Oei Gin Djing, Akupunkturis

Terapis Oei Gin Djing, Akupunkturis

Akupunktur untuk gangguan Telinga berbunyi/ berdenging alias TINNITUS dan gangguan keseimbangan tubuh (Vertigo/ pusing 7 keliling). Selain Tinnitus dan keseimbangan tubuh terganggu, Bapak Oliver juga mengalami gangguan tidur.
Model: OLIVER warga negara Perancis.

Acupuncture/ Akupunktur Sinusitis & Tinnitus (Telinga berbunyi dan terasa menutup), penderita anak umur 9 tahun oleh Terapis Oei Gin Djing, Akupunkturis

Acupunture/ Akupunktur Tinnitus (telinga berdenging) & Vertigo atau pusing 7 keliling

MNC-TVOei Gin Djing, Akupunkturis membahas tentang akupunktur telinga

Akupunktur Ketulian yang ditangani Oei Gin Djing adalah akibat radiasi ponsel dan Wifi, ataupun ketulian akibat benturan di belakang kepala. Dalam praktek saya hanya berusaha sebaik mungkin sesuai dengan bidang keilmuan saya.

Titik akupunktur yang harus ditusuk sebagai pertolongan pertama saat Stroke oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis

Pertolongan pertama bila akan terkena Stroke atau sudah terkena Stroke, bila mengalami vertigo, migrain, suhu tubuh tinggi oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis. Harap perhatikan titik-titik akupunktur di ujung jari. Letak titik akupunktur adaditengah ujung jari sekitar 2-3 mm dibelakang kuku. Titik akupunktur ini juga bermanfaat bagi penderita Sinusitis yang mengalami pusing dan rasa berat di wilayah dahi/ jidat.https://akupunkturpijatprana.wordpress.com/2012/03/27/akupunktur-untuk-sinusitis-oleh-oei-gin-djing-akupunkturis/
Foto: Pertolongan pertama bila akan terkena Stroke atau sudah terkena Stroke, bila mengalami vertigo, migrain, suhu tubuh tinggi oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis.  Harap perhatikan titik-titik akupunktur di ujung jari. Letak titik akupunktur ada ditengah ujung jari sekitar 2-3 mm dibelakang kuku.  Titik akupunktur ini juga bermanfaat bagi penderita Sinusitis yang mengalami pusing dan rasa berat di wilayah dahi/ jidat. https://akupunkturpijatprana.wordpress.com/2012/03/27/akupunktur-untuk-sinusitis-oleh-oei-gin-djing-akupunkturis/

Akupunktur Tanam Benang untuk berbagai gangguan Mata (terutama Retina & Mokula) oleh Ibu Oei Gin Djing, Akupunkturis

Pada masa dimana tehnologi (Ponsel, Tablet, Komputer, Televisi, dsb) telah menguasai berbagai aspek kehidupan manusia, berbagai gangguan mata yang sebelumnya jarang diderita kaum muda menjadi umum diderita generasi muda usia. Apakah hal ini dipicu oleh majunya tehnologi pada ponsel dan tablet, sampai saat ini masih menjadi perdebatan terapi ada baiknya bila kita menggunakan tehnologi dengan sikap bijaksana dan tidak berlebihan banget. Bila pada masa dimana tehnologi belum berkembang sepesat saat ini, penyakit mata yang umum bagi kaum muda adalah mata minus dan silinder maka saat ini masalah tersebut tidak amat menakutkan seperti bila terkena masalah pada retina dan mokula. Anak-anak usia dini 8 sampai 30 tahun dulu hanya minus tapi saat ini bisa saja buta akibat gangguan Retina. Foto-foto narsis yang dilakukan dalam jarak dekat dengan pencahayaan BLIZT bisa saja mengakibatkan masalah seius pada mata, maka gunakanlah kamera pada Ponsel, tablet, kamera apapun, dan bahkan layar komputer, layar ponsel dengan sikap bijaksana, atur pencahayaan agar tidak merusak mata Anda atau mata anak Anda atau mata milik orang-orang disekitar Anda. Pada saat buku TERAPI MATA DENGAN PIJAT DAN RAMUAN yang saya (Oei Gin Djing, Akupunkturis) terbit tahun 2006, masalah-masalah pada Retina dan Mokula masih jarang terjadi pada kaum muda tetapi kini eranya telah bergeser bila dulu kaum tua yang matanya selalu bermasalah sekarang kebalikannya, anak-anak muda yang mengalami banyak masalah pada mata bahkan mengalami kebutaan akibat berbagai gangguan pada salah satu ataupun pada ke dua mata. Untuk menjaga kesehatan mata berbagai upaya sederhana dapat Anda dan keluarga lakukan sendiri, misalnya dengan melakukan senam mata seperti yang diajarkan oleh Oei Gin Djing dalam buku disamping ini. Senam mata ala Oei Gin Djing, Akupunkturis pernah dimuat di Tabloid dan televisi. Tabloid tersebut antara lain Senior atau Tabloid Gaya Hidup Sehat. Diambil dari buku Oei Gin Djing dengan judul TERAPI MATA DENGAN PIJAT DAN RAMUAN Gaya hidup inilah yang menyebabkan Oei Gin Djing melakukan terobosan akupunktur tanam benang untuk berbagai keluhan pada mata. Budaya gaya hidup yang serba praktis, hemat waktu, tidsak sakit dan tidak repot inilah yang menyebabkan akupunktur tanam benang yang dilakukan oleh Oei Gin Djing disukai oleh banyak pasien. Ada seorang bapak bernama Hardi usia 55 tahun, setelah 7 kali terapi akupunktur mata dengan cara biasa, akhirnya karena beliau tidak ingin terapinya terputus saat harus kembali ke Amerika Serikat, maka beliau memutuskan untuk akupunktur tanam benang. Kasus mata Pak Hardi adalah pada MATA KIRI penglihatan tidak sampai separoh yang utuh itupun buram, riwayatnya: Ablasio Retina/ Retina terlepas sebagian dan Mokula bengkak, sempat menjalani 3 kali operasi mata di Amerika Serikat tapi hasilnya seperti telah disebutkan diatas.  Mata kanan mengalami Glaukoma. Sejak pertama akupunktur pada ibu Oei Gin Djing, beliau merasa ke 2 matanya lebih enak terutama mata kanannya, sedangkan kemajuan pada mata kiri yang telah 3 kali operasi hanyalah terasa agak enteng dan sekeliling mata tidak berat. Pelupuk mata kirinya agak sipit bila dibanding yang kanan, kata beliau hal itu akibat operasi mata. Sekitar tanggal 5 April 14 menurut rencana beliau akan ke Jakarta dan melanjutkan terapi akupunktur pada ibu Oei Gin Djing. Hasil terapi akupunktur tanam benang oleh Oei Gin Djing untuk pak Hardi dipantau tiap 5 menit, beliau merasa tiap 5 menit mata kananya terasa lebih terang dan jelas, sedangkan mata kiri yang sudah opearsi lebih terang sedikit. Mata kanan dapat membaca lebih jelas. Keuntungan terapi Akupunktur Tanam Benang (Oei Gin Djing, Akupunkturis) yaitu antara lain: terapi cukup dilakukan sebulan sampai 1,5 bulan sekali. Rangsangan/ stimulasi titik akupunktur pilihan terapis dapat berlangsung terus menerus sampai benang KALOGEN habis terserap tubuh. Pada umumnya benang habis terserap tubuh dalam waktu 1 bulan tetapi pada daun telinga umumnya benang KOLAGEN habis terserap tubuh dalam waktu sekitar 2 bulan.

SMS: 0818 165 373 (Sunter-Jakarta)

Akupunktur Tanam Benang untuk Gangguan Mata oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis                                                                                     SMS: 0818 165 373 (Sunter-Jakarta)

Kasus ibu Hanni usia 38 tahun, juga Ablasio Retina dan pernah operasi 3 kali pada mata kirinya. Sejak operasi terakhir pada bagian putih matanya kiri lalu berwarna merah darah, gangguan pada mata kanannya berupa kabur dan bengkak juga keras bila pelupuk mata kanannya diraba.  Reaksi setelah akupunktur tanam benang ala Oei Gin Djing ( hasil dipantau tiap 5 menit) MATA KIRI yang pernah operasi 3 kali bila sebelumnya gelap total setelah akupunktur tanam benang-ada cahaya yang masuk dan sekeliling mata enteng, tampak bagian putih mata berangsur-angsur berkurang warna merah darahnya. Mata kanan dapat melihat jarum jam dinding, sebelumnya tidak terlihat, saya yang menyarankan Bu Hanny untuk melihat sesuatu didinding depannya sebagai perbandingan sebelum dan sesudah akupunktur tanam benang.  Tulisan didinding sebelah kiri yang sebelumnya tak dapat terbaca oleh MATA KANAN-nya karena terasa hanya berupa GARIS HITAM dapat terbaca dengan jelas oleh mata kanannya padahal posisi miring. Terimakasih telah membaca artikel ini. Sunter-Jakarta Utara-Indonesia        Senin, 3 Maret 2014 Akupunktur Mata oleh Oei Gin Djing, SMS: 0818 165 373 (Sunter-Jakarta) Akupunktur Tanam Benang untuk Mata oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis (Sunter-Jakarta), SMS: 0818 165 373 Terdapat banyak kasus-kasus mata lainnya yang telah diterapi dengan akupunktur tanam benang Oei Gin Djing tetapi karena keterbatasan waktu maka saya (Oei Gin Djing, Akupunkturis) baru bisa menulis 2 kasus mata seperti telah saya tuliskan diatas, kasus mata yang membaik akibat Retinopati Diabetes belum sempat saya tuliskan disini. Ada penderita mata minus, seorang ibu usia 40 tahun yang menderita mata minus 8 pada mata kanannya, sedangkan mata kirinya sudah sejak tahun lalu (tahun 2013) tak dapat melihat lagi setelah gagal menjalani operasi Ablasio Retina sebanyak 3 kali. Ibu dengan mata kanan minus 8 ini mengalami perbaikan penglihatan yang membuatnya sangat bahagia, katanya minusnya berkurang 2, dari 8 menjadi 6. Hal ini terjadi setelah sekali akupunktur tanam benang untuk Mata pada Ibu Oei Gin Djing, Akupunkturis.

Sebagai Catatan : 

Akupunktur Tanam Benang untuk mata dapat dilakukan setelah menjalani akupunktur konvensional minimal 3 kali dan dipelajari dulu oleh Ibu Oei Gin Djing untuk memastikan apakah pasien diperkenankan untuk akupunktur tanam benang Mata.

Akupunktur Tanam Benang untuk Sakit Pinggang, Terapis Akupunkturis senior Oei Gin Djing

Sakit pinggang pada umumnya mengenai bagian bawah, 80% keluhan sakit pinggang barkaitan dengan bawah tulang belakang yaitu pada bagian ruas-ruas tulang belakang bagian pinggang atau Lumbal. Banyak keluhan di pinggang berkaitan dengan kejepit, dislokasi, pengapuran, dsb.

Pada contoh di bawah ini, sakit pinggang mengenai seorang petenis putra profesional peringkat 2 di Indonesia yaitu Indra Wijaya, petenis muda berusia 20 tahun ini hampir gantung raket gara-gara sakit pinggang yang dideritanya. Selama hampir 1,5 tahun Indra berkeliling mencari pengobatan bagi pinggangnya, baik medis maupun non medis, selama itu pula Indra tak dapat berlatih tenis karena saat memukul bola tenis pasti pinggangnya terasa nyeri.

Pada sekitar bulan Oktober 2013, Indra menjalani terapi Akupunktur Tanam Benang pada Ibu Oei Gin Djing, seorang aakupunkturis senior yang langganan nenek dan tantenya. Setelah sekali terapi tanam benang 2 minggu kemudian Indra sanggup kembali ke lapangan tenis untuk berlatih.

Untuk terapi harap SMS ke : 0818 165 373 (di Sunter-Jakarta Utara-Indonesia)

Untuk terapi harap SMS ke : 0818 165 373 (di Sunter-Jakarta Utara-Indonesia) Untuk terapi harap SMS ke : 0818 165 373 (di Sunter-Jakarta Utara-Indonesia) Untuk terapi harap SMS ke : 0818 165 373 (di Sunter-Jakarta Utara-Indonesia)

Benang yang digunakan untuk terapi Akupunktur ini terbuat dari Kolagen dan  akan habis diserap oleh tubuh sampai habis dalam jangka waktu sekitar 1 bulan.                                                                                                                            . Untuk terapi harap SMS ke : 0818 165 373 (di Sunter-Jakarta Utara-Indonesia) Untuk terapi harap SMS ke : 0818 165 373 (di Sunter-Jakarta Utara-Indonesia) Untuk terapi harap SMS ke : 0818 165 373 (di Sunter-Jakarta Utara-Indonesia) Untuk terapi harap SMS ke : 0818 165 373 (di Sunter-Jakarta Utara-Indonesia) Untuk terapi harap SMS ke : 0818 165 373 (di Sunter-Jakarta Utara-Indonesia)

Page10

Saran bagi para atlet yang mengalami CEDERA DALAM OLAH RAGA misalnya keseleo dan terjatuh, sebaiknya memilih terapis Akupunktur yang menguasai gerakan-gerakan Kungfu, Karate, Tae-kwondo ataupun sesuai dengan bidang olahraga atlet tersebut. Hal tentang memilih terapis yang menguasai gerakan-gerakan olah badan juga dianjurkan bagi masyarakat umum, hal ini dikarenakan terapis tersebut akan dapat menganalisa dalam melihat gerakan yang menimbulkan keluhan, sehingga lebih tepat dalam menanggulangi gangguan yang ada berdasar bidang kelimuan terapis. Ibu Oei Gin Djing adalah mantan atlet Taekwondo aliran Kanada dan Korea, dahulu adalah murid dari Sebum Alex Haryanto dan Sabeum Fadimin, A-Lung, Bruce A-Siang dan Sabeum Nam-Khiong.Dalam Karate dahulu ibu Oei diajar oleh Shiban/ guru besar Bambang Dewantor (Kei-Shin Kan) dan Simpay Hartono (Gabdika Shitoryu). Untuk Yoga murid dari bapak Yogamurti…Untuk Chikung merupakan murid dari bapak Leung-Fung, bapak Willy, bapak Cao, dsb Maaf ini adalah sekedar gambaran agar para atlet ataupun orang awam yang mengalami keseleo/ salah urat sebaiknya memilih terapis yang dapat menganalisa gerakan. Jakarta, minggu tanggal 14 Januari 2014

SMS dan WA ke: 0818 165 373    Fb: Oei Gin Djing
Praktek di Sunter Hijau-Jakarta Utara-Indonesia

SMS ke 0818 165 373 Praktek di Sunter-Jakarta Utara-Indonesia

SMS ke 0818 165 373

Keuntungan melakukan terapi akupunktur Tanam Benang

Merawat luka Diabetes bagian 2-Suster Romelah oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis

Merawat luka Diabetes bagian 1-Suster Romelah oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis

Merawat luka yang diakibatkan oleh penyakit Diabetes tidaklah mudah tetapi juga tidak sukar, asal tahu caranya yang benar. Seorang suster/ perawat yang telah berpengalaman sebagai (asisten Dokter Bedah) perawat cekatan di Poli Bedah Rumah Sakit Angkatan Laut dokter Mintoharjo, Jalan Bendungan Hilir ini memperlihatkan keahliannya dalam merawat pasien dengan luka Diabetes yang parah.

Komplikasi yang menyebabkan luka pada penderita Diabetes yang mengenai anggota gerak seperti kaki dan tangan, selam ini selalu diawali dengan Amputasi atau buang anggota tubuh yang terkena dan diakhiri dengan lonceng kematian, entah 6 tahun atau belasan tahun.
Dengan dikembangkannya kembali terapi belatung dari Lalat Lucillia Cuprina diharapkan semua penderita luka parah terutama penderita Diabetes dapat tertolong.
Selain menjalani terapi Belatung, penderita di Video ini juga menjalani terapi Hiperbarik, bedah dokter ortopedhi/ spesialis Tulang, herbal dan akupunktur. Dokumentasi oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis.
http://binghanginseng.wordpress.com/

Perawatan luka Diabetes