PENIPUAN menggunakan nama Oei Gin Djing, nama blog & email palsu pakai nama gindjing

Oei Gin Djing Akupuntur dan Pijat untuk Gangguan mata

  
PENIPUAN MENGGUNAKAN BLOGSPOT, NAMA PALSU KARENA BUKAN PUNYA SAYA Oei Gin DJING, dan ALAMAT EMAIL PALSU  yaitu: hati-hati bagi pencari berita melalui internet.gindjing@gmail.com (EMAIL DARI PENIPU yang pakai nama saya), tambahan FOTO SAYA (Oei Gin Djing) digunakan untuk menipu.URL PENIPU YANG PAKAI NAMA SAYA:gindjing.blogspot.com

Berita dengan berita Web Satu yaitu:

Kamis, 25 Juni 2009

Untuk membantu memudahkan praktek akupresur, utamanya bagi pemula, Oei Gindjing membuatkan peta telinga dan alat tekan dari plastik keras yang dipatentkan. Harga peta dan alat tekan, cukup murah Rp. 12.500 dan dapat diperoleh di toko buku Gramedia.
Bagi mereka yang baru mengenal titik akupuntur, cen ciu atau zhen ju akan tertuntun dengan adanya kemudahan peta dan alat tekan tadi. Namun demikian sangat dianjurkan untuk memiliki bukunya.
Mata adalah organ penting bagi setiap manusia. Pemeliharaan kesehatannya bisa diiakukan dengan akupuntur, pijat, dan senam mata.
Mata adalah jendela dunia. Demikian sebuah pepatah menggambarkan betapa pentingnya peran mata sebagai alat penglihatan. Dengan mata, Anda dapat melihat keindahan alam, makhluk hidup, dan segala peristiwa di sekeliling Anda. Itu sebabnya kesehatan mata harus dijaga.
Gangguan yang umum menyerang mata adalah miopia (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat), astigmatis (ketidakteraturan kornea), presbiopia (mata tua), konjungtivitis (radang selaput ikat mata), xeropthalmia (rabun senja), diplopia (penglihatan ganda), strabismus (mata juling), hordeolum (radang pada kelopak mata), katarak (kekeruhan lensa mata), dan masih banyak lagi.
Secara alternatif, menyembuhkan gangguan mata bisa dengan terapi tanaman obat, pijat, senam, dan akupuntur mata. Terapi tersebut, menurut Oei Gin Djing, akupunturis, herbalis, dan praktisi prana yang tinggal di kawasan Sunter, Jakarta Utara, bisa membuat mata terlindung dari penyakit.
“Kurang buah dan sayuran juga bisa penyebabkan berkurangnya sensitivitas pada sinar mata atau retina. Vitamin C dan E, betakaroten, serta senyawa seng mampu memperlambat proses terjadinya kebutaan. Buah yang dipercaya bisa menjaga kesehatan mata adalah pepaya, semangka, kesemek, mangga, tomat, pisang, jeruk keprok, anggur, dan nanas, sedangkan untuk sayuran adalah wortel, daun singkong, daun pepaya, daun melinjo, daun katuk, kangkung, bayam, kentang, ubi jalar merah, dan buncis,” papar Oei Gin Djing.

Pijat, katanya, merupakan cara penyembuhan yang aman, efektif, dan tanpa efek samping bila dilakukan sesuai prosedur. Teknik pijat dapat juga digunakan untuk mengobati berbagai gangguan mata.
Organ tubuh yang dipijat untuk mengobati gangguan mata antara lain kulit kepala, sekeliling mata, telinga, telapak tangan, kaki, dan hidung. Alat bantunya pun cukup sederhana, yakni batu giok dan koin tipis.
“Asal pijatan mengenai titik-titik saraf yang berhubungan dengan mata, teknik ini dapat membantu mengobati gangguan pada mata,” ujarnya.
Senam mata juga bisa dimanfaatkan untuk mengurangi penyakit mata. Senam mata dapat mencegah timbulnya tumor di belakang mata dan kelenjar hipofisis, menghilangkan lingkaran dan bengkak di bawah mata, atau menghilangkan kantong mata.
Senam mata juga dapat mengurangi keriput di sekitar mata, membuat otot-otot mata dan area di sekitarnya menjadi elastis dan kuat, serta mempertajam penglihatan. Senam mata dilakukan dengan menggerakkan mata ke atas bawah, kiri-kanan, dan memutarkan bola mata.
Jarum akupuntur yang ditanamkan pada titik-titik saraf yang berhubungan dengan mata, juga dapat mempercepat proses penyembuhan gangguan di mata.

Di kliniknya, Oei, demikian ia biasa disapa, sering menerima pasien yang mengeluhkan gangguan mata. Awal terapi, ia selalu mendeteksi penyakit dengan energi prana. Selanjutnya, ia langsung mengombinasikan teknik pijat dan akupuntur.
Setelah terapi dengan pijat dan akupuntur selesai, Oei membekali pasien dengan pengetahuan tambahan berupa senam mata. Senam ini harus dilakukan pasien sedikitnya sekali dalam sehari.
Oei juga menganjurkan pasien mengubah pola makan. Ada beberapa macam buah-buahan dan sayuran yang dianjurkan dikonsumsi pasien setiap hari di rumah. Secara khusus, untuk gangguan glukoma, ia menyarankan pasien minum jus wortel dan tomat, dua gelas sehari.
Pada saat terapi di kliniknya, Oei melakukan pemijatan ringan di sekitar mata selama 15 menit. Selanjutnya, ia melakukan penusukan dengan jarum akupuntur di beberapa tempat.
Ia menuturkan letak titik tung ce liao di sudut luar mata, sedangkan titik he ku, siao ku kong, to ku kong, dan hati, masing-masing di bawah telunjuk, kelingking, jempol, dan ruas kedua jari manis. Titik lainnya, se ce kung dan tung ce liao, letaknya di ujung luar alis mata. Titik san yin ciao letaknya di atas mata kaki, dan titik-titik di daerah telinga luar bernama titik hati (T.97), titik mata 1 (T.24A), dan titik ginjal (T.95).
Sebagai biaya layanannya, Anda cukup mengeluarkan kocek Rp 100.000 sekali datang. Mau coba?

Foto Saya
HATI-HATI PENIPUAN, dengan NAMA-FOTO dan EMAIL PALSU gindjing@gmail.com
Sebagai seorang yang bertanggungjawab atas keilmuan yang dirasakan perlu untuk disebarkan kepada umat manusia, Gindjing bersama beberapa teman menulis buku pengobatan penyakit , Peta Pijat dan membuat alat akupresur yang dipatentkan dengan nomor A00200803033
CATATAN:
DISAIN DAN PATEN SEMUA ALAT PIJAT OEI GIN DJING ATAS NAMA OEI GIN DJING,                                                                   bukan kerjasama dengan teman-teman. Hal ini mungkin disengaja oleh PENIPU yang pakai NAMA dan FOTO saya/Oei Gin Djing, untuk menipu.
Selain sebagai seorang sarjana muda Akuntansi, juga seorang olahragawati Karate, Taekwondo, Oei Gindjing merupakan terapis handalOei Gin Djing mengaku sejak kecil sudah menggeluti pengobatan alternatif. Ia banyak menimba ilmu dari Poey Fang Soe Tjai, kakeknya yang ahli Traditional Chinese Medicine (TCM) dan chikung di Semarang.
Secara otodidak semua teknik pengobatan tradisional Cina diserapnya dengan baik. Di usia 17 tahun ia sudah berani praktik penyembuhan, meski hanya terbatas untuk mengobati teman-teman sepermainan.
Pada 1987, perempuan kelahiran Semarang tahun 1966 ini berguru pada Yoga Murti RM, pakar pengobatan Cina. Dari Yoga Murti, ia memperdalam pengetahuan tentang tanaman obat, refleksiologi, yoga, anmo, shiatsu, meditasi, totok darah, dan penyembuhan dengan doa.
Pada 1991, Oei mulai menjadi asisten seorang dokter yang berpraktik pengobatan TCM. Dan tahun 1992, perempuan lulusan Akademi Keuangan dan Akuntansi Semarang ini, menperoleh ijazah sebagai akupunturis.
Tahun 1994, setelah malang melintang di Semarang, ia hijrah ke Jakarta dan berpraktik di beberapa klinik yang menerapkan teknik TCM. Antara tahun 1995-1998, Oei mengaku pernah menjadi pelatih dan penyembuh prana di Yayasan Prana Indonesia (YPI).
Perempuan pemegang sabuk hitam karate dan taekwondo ini juga pernah menjadi anggota tim bayangan PON XI tahun 1989 untuk Provinsi Jawa Tengah.

Mata adalah organ penting bagi setiap manusia. Pemeliharaan kesehatannya bisa diiakukan dengan akupuntur, pijat, dan senam mata.

Mata adalah jendela dunia. Demikian sebuah pepatah menggambarkan betapa pentingnya peran mata sebagai alat penglihatan. Dengan mata, Anda dapat melihat keindahan alam, makhluk hidup, dan segala peristiwa di sekeliling Anda. Itu sebabnya kesehatan mata harus dijaga.

Gangguan yang umum menyerang mata adalah miopia (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat), astigmatis (ketidakteraturan kornea), presbiopia (mata tua), konjungtivitis (radang selaput ikat mata), xeropthalmia (rabun senja), diplopia (penglihatan ganda), strabismus (mata juling), hordeolum (radang pada kelopak mata), katarak (kekeruhan lensa mata), dan masih banyak lagi.

Secara alternatif, menyembuhkan gangguan mata bisa dengan terapi tanaman obat, pijat, senam, dan akupuntur mata. Terapi tersebut, menurut Oei Gin Djing, akupunturis, herbalis, dan praktisi prana yang tinggal di kawasan Sunter, Jakarta Utara, bisa membuat mata terlindung dari penyakit.

“Kurang buah dan sayuran juga bisa penyebabkan berkurangnya sensitivitas pada sinar mata atau retina. Vitamin C dan E, betakaroten, serta senyawa seng mampu memperlambat proses terjadinya kebutaan. Buah yang dipercaya bisa menjaga kesehatan mata adalah pepaya, semangka, kesemek, mangga, tomat, pisang, jeruk keprok, anggur, dan nanas, sedangkan untuk sayuran adalah wortel, daun singkong, daun pepaya, daun melinjo, daun katuk, kangkung, bayam, kentang, ubi jalar merah, dan buncis,” papar Oei Gin Djing.

Senam Mata

Pijat, katanya, merupakan cara penyembuhan yang aman, efektif, dan tanpa efek samping bila dilakukan sesuai prosedur. Teknik pijat dapat juga digunakan untuk mengobati berbagai gangguan mata.

Organ tubuh yang dipijat untuk mengobati gangguan mata antara lain kulit kepala, sekeliling mata, telinga, telapak tangan, kaki, dan hidung. Alat bantunya pun cukup sederhana, yakni batu giok dan koin tipis.

“Asal pijatan mengenai titik-titik saraf yang berhubungan dengan mata, teknik ini dapat membantu mengobati gangguan pada mata,” ujarnya.

Senam mata juga bisa dimanfaatkan untuk mengurangi penyakit mata. Senam mata dapat mencegah timbulnya tumor di belakang mata dan kelenjar hipofisis, menghilangkan lingkaran dan bengkak di bawah mata, atau menghilangkan kantong mata.

Senam mata juga dapat mengurangi keriput di sekitar mata, membuat otot-otot mata dan area di sekitarnya menjadi elastis dan kuat, serta mempertajam penglihatan. Senam mata dilakukan dengan menggerakkan mata ke atas bawah, kiri-kanan, dan memutarkan bola mata.

Jarum akupuntur yang ditanamkan pada titik-titik saraf yang berhubungan dengan mata, juga dapat mempercepat proses penyembuhan gangguan di mata.

Pola Makan

Di kliniknya, Oei, demikian ia biasa disapa, sering menerima pasien yang mengeluhkan gangguan mata. Awal terapi, ia selalu mendeteksi penyakit dengan energi prana. Selanjutnya, ia langsung mengombinasikan teknik pijat dan akupuntur.

Setelah terapi dengan pijat dan akupuntur selesai, Oei membekali pasien dengan pengetahuan tambahan berupa senam mata. Senam ini harus dilakukan pasien sedikitnya sekali dalam sehari.

Oei juga menganjurkan pasien mengubah pola makan. Ada beberapa macam buah-buahan dan sayuran yang dianjurkan dikonsumsi pasien setiap hari di rumah. Secara khusus, untuk gangguan glukoma, ia menyarankan pasien minum jus wortel dan tomat, dua gelas sehari.

Pada saat terapi di kliniknya, Oei melakukan pemijatan ringan di sekitar mata selama 15 menit. Selanjutnya, ia melakukan penusukan dengan jarum akupuntur di beberapa tempat.

Ia menuturkan letak titik tung ce liao di sudut luar mata, sedangkan titik he ku, siao ku kong, to ku kong, dan hati, masing-masing di bawah telunjuk, kelingking, jempol, dan ruas kedua jari manis. Titik lainnya, se ce kung dan tung ce liao, letaknya di ujung luar alis mata. Titik san yin ciao letaknya di atas mata kaki, dan titik-titik di daerah telinga luar bernama titik hati (T.97), titik mata 1 (T.24A), dan titik ginjal (T.95).

Sebagai biaya layanannya, Anda cukup mengeluarkan kocek Rp 100.000 sekali datang. Mau coba?

Bakat Turunan

Oei Gin Djing mengaku sejak kecil sudah menggeluti pengobatan alternatif. Ia banyak menimba ilmu dari Poey Fang Soe Tjai, kakeknya yang ahli Traditional Chinese Medicine (TCM) dan chikung di Semarang.

Secara otodidak semua teknik pengobatan tradisional Cina diserapnya dengan baik. Di usia 17 tahun ia sudah berani praktik penyembuhan, meski hanya terbatas untuk mengobati teman-teman sepermainan.

Pada 1987, perempuan kelahiran Semarang tahun 1966 ini berguru pada Yoga Murti RM, pakar pengobatan Cina. Dari Yoga Murti, ia memperdalam pengetahuan tentang tanaman obat, refleksiologi, yoga, anmo, shiatsu, meditasi, totok darah, dan penyembuhan dengan doa.

Pada 1991, Oei mulai menjadi asisten seorang dokter yang berpraktik pengobatan TCM. Dan tahun 1992, perempuan lulusan Akademi Keuangan dan Akuntansi Semarang ini, menperoleh ijazah sebagai akupunturis.

Tahun 1994, setelah malang melintang di Semarang, ia hijrah ke Jakarta dan berpraktik di beberapa klinik yang menerapkan teknik TCM. Antara tahun 1995-1998, Oei mengaku pernah menjadi pelatih dan penyembuh prana di Yayasan Prana Indonesia (YPI).

Hp. 0818 165 373 (hanya untuk SMS)

sumber : gaya hidup sehat

Catatan dari Oei Gin Djing:

* Tempat praktek telah pindah, no telpon rumah sudah ganti dan no Hp hanya bisa untuk SMS saja.

* Saya berterimakasih atas artikel tentang saya, tetapi saya tidak setuju bila nama saya dgunakan untuk MENIPU dengan bikin.

BLOG PALSU  dengan alamat WEB: gindjing.blogspot.com                                                                                                                                              

dan EMAIL palsu pakai nama saya     gindjing@gmail.com.

Foto diri Oei Gin Djing dengan dasar warna merah, digunakan untuk menipu. 

Anjuran saya bagi para pembaca, adalah hati-hati dengan penipu yang dengan sengaja memakai nama saya.

BLOG/WEB yang benar-benar milik Oei Gin Djing, sesuai dengan arsip dan foto adalah seperti dibawah ini:

https://akupunkturpijatprana.wordpress.com/

https://sites.google.com/site/akupunkturoeigindjing/penipuan-dengan-pakai-bog-dan-email-palsu-gindjing

7 Komentar

7 thoughts on “PENIPUAN menggunakan nama Oei Gin Djing, nama blog & email palsu pakai nama gindjing

  1. Ping-balik: Ramuan Manjur dan Praktis

  2. Ping-balik: Mencegah Stroke dengan menekan/ Menusuk Titik 78 Pucuk Telinga dan 5 Titik Akupunktur ujung jari kiri-kanan | Ramuan Manjur dan Praktis

  3. Ping-balik: Tumor dan Kanker Payudara membaik berkat Minum Binghan Ginseng « BinghanGinseng.wordpress.com

  4. Ping-balik: Binghan Ginseng Oei Gin Djing « BinghanGinseng.wordpress.com

  5. Ping-balik: Akupunktur dan Bing-Han untuk Auto-Imum, oleh Oei Gin Djing « BinghanGinseng.wordpress.com

  6. Ping-balik: Akupunktur Tinnitus dengan keluhan bunyi Bum-Bum diselingi nging akibat radiasi Ponsel | Akupunktur-Tinnitus

  7. Ping-balik: Saya (Oei Gin Djing) pernah Kena Diabetes, gula darah puasa 185 mmgh « BinghanGinseng.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s