Arsip

Jual Gelang Batu Magnet Plus Batu Sojol Asli

IMG_20171107_213435Bisa pesanan ukuran 13 cm sampai dengan 20 cm, tanpa tambahan biaya. Anda bisa pilih Magnet Tabung 8 mm atau Magnet butir 8 mm, bisa juga magnet dengan kombinasi magnet hematite cantik.

Harga Rp 150 ribu, harga tidak mengikat. Dijamin asli. Tidak ada penipuan sama sekali.
Rangkaian gelang kesehatan batu magnet hematite asli dipercantik dengan batu SOJOL ASLI yang khasiatnya dapat Anda baca di Google atau lihat di Youtube.
Batu Sojol di gelang ini nempel langsung ke kulit, lebih bagus khasiatnya daripada dalam bentuk Liontin ataupun cincin.
GELANG INI DAPAT MEMPERBAIKI KESEIMBANGAN TUBUH dan MENINGKATKAN STAMINA.

  • Foto tanpa edit, warna mungkin agak berbeda sedikit karena pencahayaan. Batu Magnet hematite asli.
    Ingat semua batu Magnet asli dapat nempel ke besi maka dapat menstimulasi Zat besi didalam darah manusia.
    Uraian tentang Terapi Magnet oleh saya (Oei Gin Djing, Akupunkturis) dalam buku Pijat Energi Medan Magnet.
    * Titik terapi Akupunktur dalam jalur merdian yang telah dirangsang oleh suatu Medan Magnet misalnya Cincin Magnet, Gelang magnet dan Kalung magnet akan terbawa dalam aliran darah dan bersama darah akan mengalir di seluruh tubuh, maka dapat memperbaiki pula mutu darah.
    * Penempatan suatu benda magnetis pada area tubuh tertentu dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan atau meringankan penyakit tertentu, dalam hal ini tetap harus diperhatikan masalah kontraindikasi dari terapi magnet.
    * Terapi magnet bersifat aman tetapi harus perhatikan kontraindikasi terapi magnet. Misalnya tidak boleh digunakan pada pasien dengan alat pacu jantung, pompa insulin dan wanita hamil.
    * Magnet dapat memperkuat gravitasi seseorang sehingga mengurangi gangguan keseimbangan tubuh, memperkuat tenaga dan menambah ion negatif yang berguna bagi tubuh, inilah rahasia kenapa kuda memakai sepatu Magnet Ladam yaitu agar tenaganya kuat dan dapat lari dengan baik.
    * Magnet dapat mengurangi atau menetralisir radiasi di sekeliling tubuh pengguna dalam batas-batas tertentu.
    BEBERAPA MANFAAT TAMBAHAN TERAPI MAGNET:
    1. Meningkatkan kadar oksigen dalam darah.
    2. Meningkatkan sistem imum tubuh dan stamina.
    3. Meningkatkan kwalitas tidur dan mengurangi stress.
    4. Mengurangi rasa sakit/ nyeri: seperti keseleo, rematik dan pembengkakan.
    5. Merangsang regenerasi sel-sel tubuh.
    6. Mengurangi penyakit degeneratif/ penyakit yang timbul seiring bertambahnya usia.
    7. Mengurangi keasaman dan kekentalan darah sehingga dapat mengurangi resiko stroke dan serangan jantung.
Iklan

Bocornya Cakram/ Bantalan tulang belakang L4 – L5 Terapis Oei Gin Djing, Akupunkturis

Pada saat diperiksa dan MRI di Dokter Sp. Saraf di Jakarta-Indonesia dikatakan saraf kejepit. Diperiksa dan MRI di Malaka-Malaysia dibilang Bantalan antara L4 dan L5 bocor.
Keluhan ada rasa panas dan lemas pada pinggang dan lutut. Kalau jongkok tidak kuat dan panas lebih terasa. Dokter Malaka kasih obat untuk 3 bulan dan ternyata tak ada perbaikan.
Setelaha akupunktur sekali pada seorang Akupunkturis senior di Sunter-Jakarta Utara yaitu ibu Oei Gin Djing ( WA: 0818165373 )maka terasa panas pada pinggang dan lutut langsung berkurang dan ternyata jongkok lebih kuat, bangunnya juga lebih cepat.
Akupunktur hanya dilakukan pada area Tangan dan Telinga.
CATATAN: Tidak melayani pertanyaan apapun tentang titik terapi yang saya tusuk juga ber-hak tidak menjawab. Bertanya dengan santun lebih saya perhatikan.

Foto Oei Gin Djing.

 

Peta dan alamat Senior Akupunkturis Oei Gin Djing

Banyaknya keluhan calon pasien yang tersesat karena mengikuti Google Map membuat hati saya tergerak menelusuri dan ternyata ada tetangga yang tahun ini buka tempat akupunktur telah mencantumkan di google bahwa tempat praktek saya ada disana, bahkan saya coba telusur di peta google hasilnya selalu terarah disana, perlu diketahui bahwa OEI GIN DJING, AKUPUNKTURIS TIDAK BUKA CABANG DAN TIDAK KERJASAMA DENGAN PIHAK MANAPUN. Adalah perbuatan penipuan tercela dengan mengarahkan peta dan menyatakan hal yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara moral.

Situs ini adalah Website resmi Oei Gin Djing, Akupunkturis. Seorang Akupunkturis senior yang telah praktek profesional sejak awal tahun 1991 sampai saat ini. Penulis buku-buku Pijat yang bersumber dari ilmu Akupunktur. Berkat buku Panduan Lengkap Pijat Tangan yang ditulisnya beliau akan diusulkan oleh seorang dosen senior Kedokteran Akupunktur  di Universitas Indonesia untuk mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa dalam bidang ilmu Akupunktur tapi dengan halus ditolaknya.

Oei Gin Djing telah mempelajari ilmu akupunktur 40 tahun yaitu pada usia 11 tahun, melalui buku-buku kakeknya yang dibacakan oleh Mamanya. Pelatih chikung, meditasi dan Prana ini merupakan generasi ke 5 dalam keluarganya yang Akupunkturis.

Terapi akupunktur dilakukan dengan menggumakan Chi atau rnergi yang tersalur lewat jarum akupunktur. Pada awalnya ilmu akupunktur hanya dikuasai kalangan persilatan Tiongkok/ Chungkuo maka para Sinshe menguasai Chikung/ QiGong yang mumpuni. Misalnya Tabib/ Sinshe Huo To menciptakan gerakan Chikung 5 hewan. Pada tahun 50an karena banyak praktisi akupumktur tidak menguasai Chikung maka diciptakan alat stimulasi listrik untuk seolah-olah mirip energi Chiking padahal tetap tak dapat menggantikan Chikung. Ion energi Chikung adalah negatif yang berguna untuk penyembuhan ( karena Chikung adalah energi cerdas maka dapat mencari sumber penyakit, tentu sajq tergantung tingkat kemahiran Praktisi ) sedangkan Ion dari listrik adalah positif yang bila diterapkan pada penderita penyakit tertentu justru memperparah.  Oei Gin Djing sendiri selain guru Chikung, Prana dan Meditasi juga pernah mempelajari Taekwondo aliran Kanada ITF dan aliran Korea WTF. Jyga pernah belajar Karate KeiShinKan dan Gabdika Shitoryu. Tentu saja akan lebih panjang lagi tentang apasaja yang dipelajari beliau secara lengkap.

Sebagian lagi bisa Anda cari di Web ini Tentang Oei Gin Djing. Oei Gin Djing telah malang melintang dalam dunia Penyembuhan tradisional dan Penyembuhan Energi.

IMG_20171009_143024

Alamat/ Peta dan Jadwal praktek Oei Gin Djing, Akupunkturis20170816_172142

IMG-20170818-WA0001

Titik anti stroke, Buku karya Oei Gin djing, Akupunkturis

IMG-20170818-WA0000

Buku karya: Terapis Oei Gin Djing, Akupunkturis. Jarum menunjukkan lokasi titik akupunktur.

Akupunktur lutut

Akupunktur untuk keluhan pada lutut. Terapis Oei Gin Djing, Akupunktirs

IMG-20170722-WA0002

 

 

 

 

 

 

 

Kelumpuhan Otak/ Cerebral Iskemik-Terapis Oei Gin Djing, Akupunkturis

Awal bulan Juni 2017
Sabtu sore itu di rumah bu Triena diadakan acara arisan, semua peserta adalah ibu-ibu. Sebagai Nyonya rumah bu Triena menyediakan bermacam-macam camilan dan juga nasi box. Maklumlah kalau namanya rumah dipilih sebagai tempat ngumpul tentulah repot sekali, untuk mengatasi kerepotan beliau meminta putrinya, kita sebut saja Dinda untuk membantu. Dinda adalah seorang dara manis yang lincah, berusia 21 tahun, kuliah di Universitas top negri kita.
Acara kumpul-kumpul para ibu berlangsung dengan meriah, tetapi mendadak terjadi kehebohan Dinda yang sedang mengunyah sesuatu mendadak seluruh tubuhnya bergetar dan kejang, melihat kondisi Dinda yang sedemikian rupa maka para ibu berkumpul mengelilingi Dinda, adapula yang langsung merangkul. Dari kejang, secara tiba-tiba Dinda jatuh pingsan. Ibu yang memeluk dan ibu-ibu yang merubung buru-buru memberikan pertolongan, sedangkan bu Triena lari ke kamar untuk mengambil minyak angin. Teman bu Triena, ada yang mengurut kaki, ada yang mengurut tangan dan adapula yang mengurut leher, bu Triena mengusap-ngusapkan minyak angin ke hidung dan dahi Dinda. Keadaan arisan yang semula meriah menjadi kacau, semua perhatian tertumpu pada kondisi Dinda yang tak juga sadar.
Dalam kondisi tak sadar Dinda digotong ke mobil dan dilarikan ke rumah sakit khusus (maaf nama rumah sakit saya rahasiakan). Dinda dirawat dan ditangani seorang Profesor ahli Saraf, malam harinya Dinda sadar dari pingsan. Menurut hasil analisa dan pemeriksaan Profesor Saraf yang menanganinya dinyatakan bahwa Dinda mengalami Cerebral Iskemik atau kelumpuhan otak. Malam hari tak lama setelah sadar Dinda merasakan seluruh tubuhnya lemah terutama pada kaki dan tangan kirinya, mulut kirinya terasa tertarik miring keatas dan lehernya kiri depan bengkak. Saat akan duduk makin terasa betapa lemah kaki dan tangan kirinya. Sedih dan frustasi menghinggapi batin Dinda, akankah dia segera pulih, dapatkah normal kembali. Ditatapnya dengan sedih ibu yang selalu mendampingi disisinya. Dilihatnya wajah ibunya dalam sekejap bertambah jauh lebih tua.
Esok harinya berarti hari minggu, Profesor ahli Saraf visit. Bu Triena bertanya jawab dengan Profesor saraf. Hari senin pagi Profesor visit lagi, Dinda kondisinya belum ada perkembangan. Bu Triena bertanya mungkinkah kondisi Dinda pulih, Profesor jawab mungkin tapi harus pakai suatu alat setiap malam selama setahun.
Selasa pagi kembali si Profesor visit, bu Triena bertanya tentang alat yang kemarin dikatakan dan bagaimana cara mendapatkan. Profesor ahli saraf berkata bahwa alat bisa sewa di dia dan akan diantar ke rumah bu Triena. Tibalah masalah yang sangat sensitif tentang berapakah biaya sewanya. Kata si Profesor, sewa alat perhari Rp 2,5 juta. Mendengar biaya sewa yang luar biasa besar dengan waktu sewa selama setahun, bu Triena terkejut tetapi karena cintanya terhadap putrinya apapun akan diusahakan. Beliau bertanya pada Pofesor saraf, apakah setelah setahun memakai alat si Dinda dapat pulih. Dengan gaya diplomasi Pof menjawab, namanya usaha bu, tapi dengan memakai alat itu kondisi putri ibu tidak akan memburuk. Mendengar jawab ini bu Triena hatinya terpukul. Setelah Prof pergi, bu Triena langsung sujud dan khusyuk berdoa pada Yang Maha Kasih, secara aneh terlintas Ibu Sinshe Oei Gin Djing sedang melakukan akupunktur terhadap pasien-pasiennya. Sinshe Oei Gin Djing atau Huang Yin Ching sudah lama dikenalnya karena beberapa tahun yang lalu bu Triena dan temannya pernah beberapa kali akupunktur ditempat Sinshe Oei Gin Djing, Akupunkturis. Catatan: Menurut pengamatan saya dan juga teman bu Riena, beliau adalah orang yang berhati baik, mungkin karena kepribadiannya yang terpuji maka Tuhan tidak tega melihat penderitaan beliau dan lalu memberikan petunjuk untuk akupunktur ditempat saya.
Setelah mendapat ijin untuk membawa Dinda pulang ke rumah dan melakukan rawat jalan maka selasa sore Dinda keluar rumah sakit dan pulang ke rumah. Beberapa jenis obat dibawa pulang untuk diminum di rumah. Malam hari bu Triena kontak WA ke saya dan menyatakan bahwa besok pagi beliau dan putrinya akan datang untuk akupunktur.
Saat beliau datang dan melihat saya, langsung dipeluknya saya, terlihat ada air mata yang langsung diusapnya. Terlihat kepedihan yang mendalam di sinar mata beliau. Dinda mengikuti dibelakang ibunya. Saya lihat jalannya gontai, kaki kanan melangkah dan kaki kirinya mengikuti dengan agak limbung, tangan kiri kurang terayun. Mulut kiri miring ke atas dan leher kiri depan agak bengkak.
Setelah mereka duduk beliau bercerita bahwa putrinya kena stroke. Suaranya pelan dan nadanya pilu. Saya bilang jangan khawatir bu, banyak-banyaklah berdoa, semoga Tuhan memakai tangan saya sebagai perantara untuk menyembuhkan Dinda. Saya akan berusaha sebaik mungkin agar Dinda membaik kondisinya.
Setelah tanya jawab, saya melakukan pemeriksaan dan pengamatan terhadap Dinda. Sebagai titik utama penusukan dilakukan pada titik anti Stroke di ujung ibu jari sisi luar pada ibu jari tangan kanan dan kiri. Pg19 Titik leher dan Pg10/ leher & tenggorok pada pangkal jari tengah bagian punggung tangan. Selanjutnya titik PaiHui/ seratus pertemuan di atas puncak kepala.

IMG-20170818-WA0000

Buku karya: Terapis Oei Gin Djing, Akupunkturis. Jarum menunjukkan lokasi titik akupunktur.

IMG-20170818-WA0001

Titik anti stroke, Buku karya Oei Gin djing, Akupunkturis

IMG-20170818-WA0002

Buku karya: terapis Oei Gin Djing, Akupunkturis- 3 titik akupunktur utama untuk kasus kelumpuhan otak

Ada beberapa titik akupunktur telinga ditusuk antara lain: T55/ penenang jiwa. T34/ Selaput otak karena jari-jarinya gemetar terutama telunjuk jari kanan. Ada tambahan titik-titik akupunktur telinga lainnya.
Tusuk jarum pertama bagi Dinda ternyata tidaklah seseram apa yang pernah dibayangkannya, ternyata akupunktur itu tidak sakit katanya. Saya minta Dinda untuk berjalan dan menurut pengamatan saya, Dinda berjalan lebih mantap, gontai berkurang. Hasil yang lain adalah bengkak di lehernya hilang, mulutnya sudah agak normal. Bicara lebih jelas, kepala tidak berat, mata lebih terang, dll
Saya minta terapi rutin setiap saya praktek, setelah 8 kali semua kondisi membaik. Saya mengatakan sebaiknya ada perawatan lanjutan untuk antisipasi agar kondisi Dinda selalu stabil. Secara keseluruhan kondisi Dinda baik fisik, kejiwaan dan otak bisa diibaratkan sudah membaik 80% lebih.

 

Akupunktur Penghancur Batu Ginjal-Terapis Oei Gin Djing, Akupunkturis

Kehidupan di kota Jakarta yang serba macet tak jarang mengakibatkan gangguan-gangguan dalam tubuh, antara lain timbulnya batu di Ginjal yang mungkin penyebabnya adalah kurangnya minum di perjalanan yang berakibat suatu zat berpotensi batu terbentuk di Ginjal dan seiring berjalannya waktu makin lama batu di dalam Ginjal itu semakin membesar atau bisa juga bertambah. Bentuk batu bisa kecil-kecil atau besar.

Terkadang timbul pertanyaan yang sebenarnya secara asal saja saya jawab. Dalam kondisi macet seseorang akan membatasi air yg diminum bahkan seringkali supaya tidak bocor diperjalanan saat akan berangkat kerja, yaitu saat di rumah seseorang tidak mau minum dulu. Setelah sampai di kantor atau dimanapun yang dituju barulah seseorang itu berani minum, hal ini terjadi berulangkali dalam waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Tentu saja masalah ini menimbulkan ketidakharmonisan kerja Ginjal, Ginjal yang membutuhkan air dalam jumlah yang cukup, tidak mendapatkan air dalam jumlah yang seharusnya, akibatnya kotoran yang ada di Ginjal yang harusnya terguyur keluar melalui air seni jadi tertahan, maka terbentuklah batu ginjal. ini hanya salah satu penyebab, masih banyak penyebab lainnya yang dapat Anda cari di internet.

Pada hari Rabu tanggal 2 Agustus 17, datanglah pasangan suami istri bersama putrinya. Sang istri tampak sangat menderita, wajah pucat pias, keringat dingin terlihat di dahinya, wajahnya terlihat sangat menderita, saat melangkah kaki kanannya terlihat diseret. Kondisinya seperti orang akan pingsan. Terjadi tanya jawab antara Ibu berusia 45 tahun ini, kita sebut saja ibu Sonya dengan saya (Oei Gin Djing, Akupunkturis). Diceritakan oleh ibu Sonya bahwa hari sabtu malam beliau sudah ke dokter dalam kondisi anval/ kolik. Oleh dokter yang memeriksa dirujuk ke dokter Spesialis Urinasi. Dokter Urinasi melakukan pemeriksaan dan melalui USG diketahui bahwa terdapat batu berukuran 1,6 x 1,4 cm yang menyumbat saluran kemihnya. Dokter memberikan resep obat penahan nyeri dan juga obat peradangan, setelah diberi resep bu Sonya diminta pulang dan minum obat sesuai resep. Walau nyeri dan demam berkurang tapi tetap nyeri yang menjalar sampai ke pinggang dan kaki. Susah makan, susah minum karena mual dan pusing juga susah tidur karena nyeri.

Titik penghancur batu ginjal yang terdapat di Telapak tangan

Buku 200 halaman tentang Akupunktur/ Pijat Tangan karya Oei Gin Djing, dijunjung tinggi oleh Dosen Pengajar Kedokteran Akupunktur di Universitas Indonesia

Pada hari selasa, mereka teringat akan Oei Gin Djing, seorang Akupunkturis senior yang praktek di wilayah Sunter-Jakarta Utara. Dua tahun yang lalu Ibu mertua bu Sonya yang di Kandung empedunya terdapat 3 butir batu, setelah terapi akupunktur beberapa kali ditempat Sinshe Oei, saat diperiksa dan USG oleh dokter penyakit dalam diketahui bahwa batu empedunya telah hilang.

Singkat kata saat di akupunktur bu Sonya langsung merasa lebih enakan, selesai akupunktur beliau dapat berjalan normal dan mulai bisa tersenyum. Rasa nyeri yang menjalar dari pinggang belakang, perut sampai ke kaki sudah berkurang.

Titik-titik akupunktur yang ditusuk antara lain: Titik SanYinCiao, KunLun. Pada telapak tangan: dipilih titik Ginjal 1 dan 2 yaitu titik TP 38 dan 39, TriPemanas Tp34. Titik akupunktur telinga: Ginjal 95, adrenal 13 dan penenang Jiwa 55. Pada saya praktek beliau pasti datang dan kondisinya makin membaik. Sejak akupunktur obat anti nyeri tidak pernah diminumnya.

Beliau rutin akupunktur ditempat sya dan akhirnya pada hari selasa tanggal 15 Agustus 17 saya dapat kabar dari beliau, bahwa batu yang menyumbat saluran kemihnya telah hilang total. Beliau bercerita dengan wajah ceria dan berjanji suatu saat akan membawa hasil USG untuk ditunjukkan ke saya (Oei Gin Djing, Akp)

20170816_172142

Buku Panduan Lengkap Pijat Tangan karya Oei Gin Djing, Akupunkturis

Titik penghancur batu ginjal yang terdapat di Telapak tangan. Buku Pijat Tangan yang menjadi tonggak sejarah Ilmu akupunktur Tangan di Indonesia, tebal 200 halaman tentang Akupunktur/ Pijat Tangan karya Oei Gin Djing, dijunjung tinggi oleh Dosen Pengajar Kedokteran Akupunktur di Universitas Indonesia

Akibat kecelakaan tahun 2003 Lutut tidak dapat ditekuk-Terapis Oei Gin Djing, Akupunkturis

Akupunktur Lutut oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis

Pada hari Selasa, tanggal  8 Agustus 2017. Datang suami istri, seorang bapak dan ibu usia 51 tahun, mereka berasal dari Balikpapan, Kalimantan. Sang istri mengalami penderitaan yang berkepanjangan, akibat kecelakaan motor pada tahun 2003 karena sejak kecelakaan tersebut lutut kirinya tak dapat ditekuk, bila berjalan kaki kanan melangkah dan kaki kiri mengikuti dalam kondisi lurus, pinggang sering nyeri tanpa sebab, bila duduk kaki kiri hanya bisa lurus. Berbagai terapi Medis dan Non Medis telah dijalaninya tapi tak satupun membuahkan hasil yang memuaskan. Pada awalnya  beliau sebut saja Ibu Diah hanya bermaksud untuk menemani suaminya terapi akupunktur Tinnitus di tempat Oei Gin Djing, Akupunkturis. Setelah melihat bahwa suaminya tenang-tenang saja saat ditusuk jarum dan tidak terlihat rasa nyeri bahkan beberapa saat setelah jarum ditusukkan bapak Faris, mengatakan bahwa mata dan nafas juga kepala terasa nyaman, maka ibu Diah mengutarakan keluhannya dan mengutarakan keinginannya untuk sekalian akupunktur daripada hanya menunggu saja.
Sinshe Oei (dialek Hokkian/ Fujian) atau ada juga yang menyebut Sinshe Huang  (dialek Mandarin) atau ada pula yang menyebut Ibu Oei. Setelah melakukan pemeriksaan baik secara visual maupun perabaan pada lokasi lutut. Melalui perabaan pada bagian belakang lutut dan sekitarmya terasa ada pengerasan pada  otot-otot dan mungkin pula pembuluh darah. Melalui pemeriksaan pada punggung tangan dan daun telinga Sinshe Oei menemukan adanya gangguan-gangguan hambatan energi dan darah pada lokasi lutut, pangkal paha dan pinggang.

Berdasarkan analisa yang telah dilakukan maka ibu Oei melakukan akupunktur pada lokasi titik akupunktur yang berkaitan dengan penderitaan ibu Diah. Semula bebrapa jarum ditusukkan pada punggung tangan dan daun telinga kiri, lalu pasien diminta berjalan dan suatu keajaiban terjadi, lutut yang sejak tahun 2003 tidak dapat ditekuk menjadi dapat ditekuk bahkan dapat diangkat-angkat ke atas. Alangkah bahagianya beliau, air mata haru menitik. Beliau dimohon duduk kembali dan penjaruman dilanjutkan dengan menusuk titik CuSanLi dan TuPi juga YinLingCuen. Sekitar 45 menit kemudian jarum dilepas dan tes berjalan dilakukan lagi dan ternyata hasil luar biasa terjadi. Kaki kiri dapat berjalan normal, dapat mengikuti kaki kanan melangkah secara normal. Saat duduk kaki kiri yang dulunya lurus saat itu sudah dapat ditekuk.

Bersama suaminya terapi akupunktur pada Sinshe Oei dilanjutkan pada tanggal 9, 11 dan 12 Agustus 2017. Bapak Faris setelah sekali akupunktur dengingnya berkurang, menurut beliau selama 2 bulan terkena Tinnitus alias telinga berdenging berbagai pengobatan telah dijalaninya, dan tanpa hasil. Barulah ada hasil yang memuaskan setelah akupunktur pada Sinshe Oei, demikian pernyataan beliau yang disambut Amin oleh istrinya.

Foto Sinshe Oei Gin Djing pada tahun 1994 sewaktu kerja di Hungkwang QiGong

Foto Sinshe Oei Gin Djing pada tahun 1994 sewaktu kerja di HungKwang QiGong acupuncture center

Sinshe Oei adalah seorang perempuan kelahiran kota Semarang pada tahun 1966, SD sampai SMA sekolah di Theresiana, kuliah di Akademi Keuangan dan Akuntansi. Sejak kecil suka ilmu-ilmu tradisional dan energi, suka olahraga beladiri. Dalam sisilah keluarga menurut ayahnya merupakan generasi ke 5 atau ke 6 yang Sinshe. Hanya bedanya kakek dan buyutnya ahli juga dibidang ramuan tradisional Tiongkok selain akupunktur dan Chikung tentunya. Kakek luarnya yaitu dari pihak ibu adalah seorang ahli ilmu Hu-Huat yaitu suatu ilmu penyembuhan dengan tulisan simbol. Pernah menjadi pelatih Jing-chikung yang dirumuskannya sendiri dengan memadukan Saolin Chikung dari gurunya Master Leung Fung, mengamati dan mempelajari gerakan Wu Mei Chikung milik Prof. Willy Cahyo/ Mr. Lee Kuan Yew dan WuTang chikung serta aliran chikung-chikung yang lain. Tahun 1987 menjadi murid Maha Yogi Indonesia yaitu Bapak Yogamurti RM, dll. Mendapat sertifikat dan menjadi Akupunkturis dibawah bimbingan Bapak AB. Adam yang merupakan seorang Akupunkturis senior, pengajar dokter-dokter di Jerman. Pada saat tahun-tahun menjelang akhir hayatnya sekitar tahun 1990 pak Adam memilih untuk mengajar di Indonesia, tepatnya di jalan Haji Nawi, Jakarta Selatan.

Murid Chikung dari Sinshe Oei/ Huang yang cukup terkenal adalah bapak Zainal Effendi dan putrinya Andrina Effendi (mereka belajar pada Sinshe Oei pada tahun 1996) mereka menjadi guru dari ahli Reiki Indonesia yaitu Irmansyah Effendi. Notaris Sinta Susikto seorang Notaris senior terkenal yang sudah pensiun juga murid Chikung dan meditasi yang pernah dilatih oleh Sinshe Oei, Notaris Sinta juga menjadi guru dari seorang ahli esoterik terkenal karena buku pertamanya dibuat dan dirumuskan dikantor Bu Sinta di jalan Tomang Raya-Jakarta,  dll.

Retina melengkung ke atas, seperti ubin yang akan lepas- terapis Oei Gin Djing, Akupunkturis

Kejadian setahun yang lalu baru sempat saya ketik dan pos di blog. Seorang bapak berusia 56 tahun dengan profesi sebagai Fotografer, asal Bogor. Kita sebut saja bapak Kendra. Beliau mengalami gangguan pada Retina mata. Menurut foto khusus mata, ke 2 retina miliknya mengalami kerusakan berupa bagian tengah retinanya melembung/ cembung ke atas. Retina adalah lapisan peka cahaya yang meneruskan informasi ke otak.
Masalah Retina yang dialami menyebabkan bila memandang suatu garis baik vertikal maupun horisontal, garis mendatar yang dilihatnya agak melengkung ke atas, sedangkan garis tegak lurus terlihat agak melengkung ke kanan. Gangguan ini membuat hatinya risau karena benda-benda yang dilihatnya juga terpengaruh menjadi tidak sewajarnya.

IMG-20170805-WA0000
Suatu hari istrinya membaca tentang terapi Akupunktur Mata yang dikerjakan oleh seorang Akupunktuis senior yang juga penulis buku TERAPI MATA DENGAN PIJAT DAN RAMUAN yaitu ibu Oei gin Djing, Akupunkturis. Seorang Akupunkturis yang telah praktek akupunktur lebih dari 25 tahun.
Si istri menghubungi WA Oei Gin Djing dan menanyakan jadwal praktek serta biaya terapi. Setelah mengetahui jadwal praktek maka pak Kendra mengatur waktu agar dapat akupunktur ditempat Sinshe Oei Gin Djing. Sehari sebelum kedatangannya, telah dikirimkan foto mata dan analisa medis.
Singkat cerita, hari selasa pak Kendra terapi akupunktur untuk pertamakali dan sesat setelah jarum terakhir ditusukkan kata beliau kepala dan mata terasa lebih enteng, Penglihatan lebih nyaman. Dalam test yang saya pandu, ada perbaikan dalam melihat obyek baik mendatar maupun tegak lurus. Terapi ke 2 hari rabu dan katanya lengkung dalam penglihatannya makin rendah, ketinggian lengkung atas berkurang. Terapi ke 3 hari Jumat saat datang langsung menyalami saya dan menucap banyak terimakasih karena penglihatan makin baik. Hari terapi ke 4 jatuh hari sabtu, katanya penglihatan sudah baik dan hanya ingin memantapkan saja. Ujarnya sejak saya (Oei Gin Djing, Akupunkturis) tangani untuk pertamakali tidurnya lebih enak dan mulai bisa bekerja lagi untuk ngoreksi dan edit foto. Emosi juga terkendali, katanya mungkin dulu dia sangat emosional  karena mata dan kepalanya tidak nyaman