Kasus Saraf Leher yang Kejepit oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis

Hari jumat tanggal 4 Oktober 2013 yang lalu, saya (Oei Gin Djing, Akupunkturis) kedatangan pasien lelaki, usia 70 tahun, bermukim di Singapura, dulunya tinggal di Jakarta-Indonesia. Kita sebut saja Om Anton.

Keluhan leher+tengkuk+pundak nyeri dan pegal, lengan atas+Bawah+tangan dan jari-jarinya kesemutan, tangan terlihat kempot dan saat diraba terasa dingin. Katanya rasa kesemutan bahkan menjalar sampai ke kaki. Saat jalan saya perhatikan jalannya seperti orang mabok. Katanya matanya terasa kabur dan jantung suka berdebar tak teratur. Makan terasa tidak nikmat, tidur tak nyenyak, dsb terlalu panjang keluhannya entar pembaca jadi bosan. Prinsipnya hasil pemeriksaan Medis adalah menunjukkan bahwa si Om Anton mendereita saraf kejepit pada leher kiri dan kanannya.

Saya bertanyas udah berapa lama Om sakit demikian? Satu tahun jawabnya

Sudah berobat kemana saja Om? Kemana-mana baik di Singapura maupun di Jakarta

Terapi apa saja yang dijalankan oleh Om? Minum obat banyak, Fisioterapi dan Chiropraktic

Apa saran terakhir setelah keluhan Om tetap ada walaupun telah menjalani terapi selama setahun ini? Oleh Dokter spesialis Saraf di Singapura, saya diharuskan menjalani bedah saraf, tetapi saya tidak mau karena takut resikonya.

Apakah Om pernah akupunktur? Tentu saja saya pernah akuypunktur baik di Singapura maupun di Jakarta.

Tentunya keluhan Om jauh mendingan dong? Kalau mendingan saya tidak akan ketempat Sinshe, Saya ke Sinshe Djing karena ada teman yang mengatakan bahwa saraf kejepit di pinggangnya yang tadinya disuruh menikmati seumur hidup, dapat sembuh karena di Akupunktur oleh Sinshe Gin Djing. Jawab saya terimakassih atas pujian Om.

Saya melakukan penusukan jarum pada kepala+leher, tangan dan muka juga telinga. Setelah jarum terakhir saya tususkan ke titik tengah alis alias Tin-tang saya tanya lagi, bagaimana kondisi kesemutan Om, jawabnya rasa kesemutan saya jauh berkurang jawabnya.

Saya bilang, sekarang Om melangkah dan keliling ruangan ini. Katanya lebih enteng dan tidak sempoyongan. Mata saya lebih terang, keseimbangan jauh lebih baik. Setelah keliling saya minta agar si Om kembali duduk dan 20 menit kemudian saya tanya lagi, bagaimana kondisi Om saat ini? Jawabnya tangan ssaya sekarang tidak kempot dan kesemutan di tangan dan kaki sangat jauh berkurang, kepala terasa nyaman, leher dapat digerakkan dengan lebih leluiasa.

Saya bilang syukur banget ya Om, bagaimana kalau jadi di operasi ya? Si Om bilang takut operasi tapi juga capai beobat dimana-mana. untuk melengkapi terapi akupunktur dan memperbaiki saraf-saraf yang rusak sebaiknya kalau Om mau, minum Binghan Ginseng. Si Om mau dan katanya saya mau beli. Saya bilang ada 1 kotak isi 100 kapsul, tapi ada pula dijual eceran, si Om beli eceran 1 setrip Binghan Kapsul.

Om Anton pulang dengan wajah gembira dan langkah yang gagah. Sayapun tersenyum senang melihat hal ini.

Tentang Oei Gin Djing, Akupunkturis

Tentang Oei Gin Djing, Akupunkturis

Galeri Foto dan karya-karya Oei Gin Djing, Akupunkturis

Galeri Foto dan karya-karya Oei Gin Djing, Akupunkturis

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s