Tag Archive | Tinnitus

Radiasi Ponsel dengan Earphone yang mengakibatkan Ketulian oleh Oei Gin Djing Akupunkturis

Bijaksanalah dalam menggunakan Ponsel dan Earphone

Ada suatu hal yang membuat saya merinding, bayangkan seorang anak lelaki muda 16 tahun umurnya menderita ketulian akibat sering tiduran sambil mendengarkan musik dari ponselnya. Kalau pas terbangun 1 jam kemudian maka dia matikan ponselnya tapi masalahnya mendengarkan musik dari ponsel dengan Earphone menempel di ke2 telinganya ini bisa berlangsung sampai pagi.

Rutinitias menjelang tidur sampai tertidur dan terbangun esok harinya ini berlangsung entah berapa lama. Pada suatu hari saat bangun tidur anak muda usia 16 tahun ini merasakan ke 2 telinganya terasa menutup dan musik yang disetel dari PONSELnya tidak terdengar….mungkin baterainya habis pikirnya…..saat dilihat ternyata baterai ponselnya belum habis. Dengan bingung dia coba mendengarkan detak jam dinding dan ternyata tidak terdengar. Dia coba bernyanyi dan terasa menggema di dalam kepalanya.

Saat keluar kamar ditemuinya ibunya dan dia berbicara, ibunya mendengar perkataannya tapi saat ibunya berbicara anak muda ini tidak mendengar apapun yang dikatakan ibunya. Hari itu ibunya melarang sekolah dan membawanya ke rumah sakit dan ditanganin oleh dokter spesialis THT=Telinga Hidung dan Tenggorok. Setelah diperiksa lubang telinganya pakai Otoskop dinyatakan telinga bersih dan normal lalu dilakukan Audiogram dan ternyata grafiknya adalah anak ini mengalami ketulian mendadak atau Suddendeaf. Oleh dokter yang merawat diberi macam-macam obat yang antara lain yang umum adalah Tebokan dan Mecobalamin. Setelah meminum obat selama 2 minggu tidak ada perubahan, terapi dilanjutkan dengan mencari dokter THT yang lain dan hasilnya sama, tetap tidak dapat mendengar.

Karena ketulian yang dideritanya juga disertai gangguan bunyi didalam telinganya juga keseimbangan tubuhnya terganggu maka sekolah sementara ditinggalkan. Karena frustasi dia mencari terapi non medis…Setelah mencari di Google tentang terapi untuk telinga, dia temukan tentang saya (Oei Gin Djing, Akupunkturis) dengan URL: http://akupunkturpijatprana.wordpress.com/akupunktur-untuk-tinnitustelinga-berdenging-terapis-oei-gin-djing-akupunkturis/

Hari itu juga ibunya SMS krn saya hanya mau tanya jawab dengan SMS atau Inbox Fb. Setelah tahu jadwal praktek saya maka si Ibu mengantar anaknya untuk terapi akupunktur di tempat saya (Oei Gin Djing), saya melakukan tanya jawab dan mulai menusukkan jarum-jarum akupunktur, hasil yang didapat sesaat setelah beberapa jarum saya tusukkan adalah keseimbangan tubuhnya membaik. Hal ini dirasakan karena sebelum dan setelah tusuk jarum saya tes.

Jarum-jarum akupunktur kembali saya tusukkan pada saat menusuk kepala sekeliling telinga saya menggunakan Chikung atau Prana untuk mengeluarkan radiasi di kepalanya. Ada hawa sangat panas yang keluar dari pori-pori kepala diatas dan disamping telinganya. Anak ini saya minta untuk merasakan sendiri (saya tunjukkan caranya) dan dia merasakan hawa panas bergelombang yang keluar dari kepalanya itu bahkan dari badannya bagian atas juga terasa keluar hawa panas.

Saya tanya (dengan menulis di kertas) bagaimana rasa badannya saat ini? jawabnya terasa ringan dan lega tante dan mata saya terasa lebih terang juga enteng. Katanya biasanya matanya terasa kabur dan tidak bisa fokus. Kalau lihat cahaya lampu biasanya pusing dan sekarang tidak pusing Tante kembali dia lanjutkan kata-katanya dengan gembira.

Saya bertanya lagi melalui tulisan bagaimana telingamu. Jawabnya rasa tersumpal/ tersumbat agak berkurang. Saya berpesan pada orang tuanya agar selama seminggu saat saya praktek diharapkan untukl rajin terapi. Pesan lain yang saya sampaikan adalah untuk sementara ponsel anknya disimpan, semua ponsel saat akan tidur dimatikan, Wifi saat akan tidur juga dimatikan. Televisi saat aan tidur dimatikan demikian pula radio.

Setelah terapi seminggu yaitu 4 kali pertemuan dengan saya, anak ini sudah dapat mendengar walau belum sempurna dan keseimbangan tubuhnya membaik. Minggu berikutnya anak ini sudah bisa sekolah.

Contoh:

Terapi untuk ketulian dan denging/ dengung atau bunyi-bunyi di dalam telinga dapat anda tonton di Youtube dengan terapis Oei Gin Djing, Akupunkturis

Anak 15 tahun sepulang sekolah pusing, tertidur lalu hilang ingatan-oleh Oei Gin Djing, Akp

Hari ini Jumat tanggal 16 Agustus 2013

Saya (Oei Gin Djing, Akupunkturis) kedatangan seorang ibu yang tampak frustasi dengan kondisi anak lelaki pertamanya. Beliau bercerita bahwa sejak pulang sekolah pada tanggal 24 Juli, sepulang sekolah (SMA 1 atau kelas 10 di sekolah swasta) anaknya mengeluh pusing lalu tidur dan habis tidur ternyata memorinya hilang. Berbagai upaya telah ditempuh termasuk ke Profesor spesialis bedah saraf nomor 1 di Indonesia juga ke dokter jiwa. Semua dokter kebingungan untuk menegakkan diagnosis sampai akhirnya salah seorang dokter yang didatangi menyatakan bahwa kemungkian besar anaknya menderita suatu penyakit langka yaitu kleine levin syndrome.

Bagaimana cara menyembuhkan penyakit kleine levin syndrome ini dokter tersebut tidak tahu dan hanya berkata semoga ada mujijat dari Tuhan. Tentang penyakit ini anda dapat membaca di http://id.wikipedia.org/wiki/Sindrom_Kleine-Levin dan juga di http://www.ninds.nih.gov/disorders/kleine_levin/kleine_levin.htm.

Dengan keyakinan yang terkoyak ibu ini bertanya apakah mungkin bahwa penyakitnya dapat disembuhkan oleh akupunktur yang akan saya lakukan terhadap anaknya. Saya bertanya, siapa yang memintanya datang menemui saya, katanya temannya yang bernama Ines dan juga pembimbing rohaninya (Hamba Tuhan).  Saya berkata bila pembimbing rohani anda yang meminta anda untuk menemui saya maka anggaplah itu sebagai campur tangan Tuhan untuk memperbaiki kondisi putra anda. Ibu ini terlihat malu dan berkata mohon pertolongan Sinshe. Saya juga berkata sebagai sesama Ibu maka saya tahu bagaimana rasanya bila sampai anaknya sakit tanpa ada solusi. Saya banyak bertanya dan diantaranya adalah apakah anak anda mengalami Telinga berdenging/ berbunyi atau istilahnya adalah Tinnitus, kata beliau ya betul pada telinga sebelah kirinya. Apakah anak Ibu pernah mengalami pusing diikuti keseimbangan yang terganggu atau vertigo, jawabnya adalah ya.

Saat melihat anak ini di mobil maka yang pertama saya minta adalah keluarkan Ponsel dari kantong si anak, setelah itu saya melakukan tusuk jarum terhadap anak ini, ada penolakan tapi saya sanggup mengatasinya, saat saya melakukan tusuk jarum disekitar kepala ada hawa panas terasa keluar dari kepala anak ini. Sekitar setengah jam kemudian jarum saya cabut. Setelah jarum dicabut tak lama anak ini minta buang air kecil dan saat berjalan ke Toilet, kata Ibunya anak ini jalannya lebih imbang dibanding biasanya dan mukanya terlihat lebih cerah tidak terlalu lesu seperti biasanya.

Saya berpesan agar WIFI dikamar anak ini dikeluarkan dari kamar dan kalau malam lebih baik semua Ponsel juga WIFI dimatikan, agar semua penghuni rumah dapat istirahat dengan nyaman. Sebagai terapis saya berharap semoga Tuhan menyembuhkan ank ini melalui tangan saya.

http://akupunkturpijatprana.wordpress.com/

Keluhan penyaklit langka kleine levin syndrome

Page31

Info hubungilah no Hp Oei Gin Djing 081 81 65 373 (Maaf, hanya untuk SMS)

* Video Akupunktur Stroke-hemiplegia kiri, penderita lelaki usia 57 tahun :

http://akupunkturpijatprana.wordpress.com/2013/05/04/akupunktur-stroke-kasus-hemiplegia-kiri-terapis-oei-gin-djing-akupunkturis/

* Video Akupunktur Tinnitus/ Telinga berdenging dan Sinusitis/ radang rongga hidung, penderita seorang anak lelaki usia 9 tahun.

http://akupunkturpijatprana.wordpress.com/2013/04/28/acupuncture-akupunktur-sinusitis-tinnitus-anak-umur-9-tahun-oleh-oei-gin-djing-akupunkturis/

Menanggulangi Vertigo/ pusing 7 keliling dengan Memijat sendiri, oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis

Vertigo atau pusing 7 keliling merupakan penyakit yang sampai saat ini secara medis sangat sulit disembuhkan, padahal penderita vertigo semakin hari semakin bertambah banyak.  Penderitaan akibat vertigo yang kambuh sungguh menyiksa, bahkan kata seorang pasien saya yang pernah menjalani kemo akibat kanker payudara dikatakan vertigo lebih menyiksa daripada Kemoterapi yang dijalaninya.

Vertigo dapat menyerang kapan saja, pada kasus yang pernah saya alami juga beberapa pasien mengalami, bila menengok pada suatu arah tertentu vertigonya sering kambuh. Pada saat saya kena telinga berdenging atau tinnitus, vertigo yang saya alami hampir tiap hari seperti akan kambuh. Vertigo membuat banyak penderita terkadang menarik diri dari pergaulan karena rasa sewaktu-waktu pusing, keseimbangan terganggu, mual dan juga sereing diikuti rasa akan terjatuh dapat menyerang tiba-tiba.

Akibat vertigo maka keseimbangan tubuh dapat tiba-tiba terganggu, penderita vertigo diharapkan tidak menyetir mobil ataupun mengendarai motor sendirian karena bila vertigo yang diderita mendadak kambuh akan sangat membahyakan dirinya juga membahayakan orang lain. Bisa terjadi kecelakaan yang merugikan diri sendiri juga orang lain karena bila vertigo mendadak kambuh biasanya kita akan kehilangan kendali atas tubuh juga pikiran kita.

Saat ini vertigo yang menyerang kebanyakan orang bukan lagi akibat pola makan yang salah tetapi akibat tinnitus/ telinga berdenging baik yang sudah timbul ataupun belum timbul. Bagi yang belum timbul biasanya sudah merasakan leher agak kaku dan sekeliling telinga terkadang bagian belakang kepala terasa tidak nyaman. Penderita vertigo biasanya juga jadi takut menengok karena takut vertigonya kambuh, maka kalau menengok biasanya sekalian sama badannya.

Saat vertigo akan menyerang biasanya penderita terlihat pucat, dan keluar keringat dingin, bila vertigo menyerang, penderita merasakan dunia disekelilingnya berputar dengan kencang, jantung berdegup kencang dan diikuti rasa mual bahkan sering pula diikuti muntah sampai terkuras seluruh isi perut, setelah proses yang menyiksa itu selesai maka penderita akan lemas dan tertidur atau pingsan. Setelah bangun tidur terasa enakan dan seolah tidak terjadi apa-apa.

Dibawah ini saya uraikan suatu titik yang berguna bagi penderita Vertigo, titik ini dapat mengurangi penderitaan akibat vertigo, juga mencegah kambuhnya vertigo.  Saran tentang makanan, kurangi makanan siap saji yang mengandung banyak lemak dan MSG. Jaga tekanan darah agar tidak terlalu tinggi. Bila Insomnia maka kurangi  minum teh, kopi dan coklat terutama sore sampai malam hari.

Pijat titik ini selama 10 hitungan sebanyak 3 kali, baik punggung tangan kanan maupun punggung tangan kiri.

http://akupunkturpijatprana.wordpress.com/

http://binghanginseng.wordpress.com/

cara pijat tangan 2 - Copy

Akupunktur Sinusitis dan Tinnitus untuk anak umur 9 tahun oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis

Harga rp 12.500 termasuk brosur dan Alat Pijat Khusus yang dirancang serta dipatenkan oleh Oei Gin Djing.Terapi akupunktur tidaklah menyakitkan karena jarum yang ditusukkan pada titik-titik terapi, bila dilihat pakai mikrokop ujungnya membulat dan tidak tajam. Kita bisa buktikan dengan menonton video disini.
Anak kecil usia 9 tahun yang sedang menderita Tinnitus/ Telinga berdenging dan Sinusitis/ Radang Rongga Hidung, tampak tenang dan tidak menangis saat ditusuk jarum oleh Oei Gin Djing, Akupunkturis.
Keterangan lebih lanjut tentang tinnitus dan Sinusitis dapat anda baca di http://akupunkturpijatprana.wordpress.com/akupunktur-untuk-tinnitustelinga-berdenging-oleh-oei-gin-djing/ dan http://akupunkturpijatprana.wordpress.com/?s=sinusitis
SMS ke 0818 165 373

:http://akupunkturpijatprana.wordpress…
Oei Gin Djing, mendapatkan sertifikat sebagai penyembuh tradisional (totok darah, Siatsu, Anmo, Yoga, Divine Healing, Meditasi) pada umur 21 tahun yaitu tahun1987, dibawah bimbingan Bapak RM. Yogamurti.
Kakek dan kakek buyut Oei Gin Djing adalah Sinshe, dari kecil Ibu Gin suka belajar ilmu penyembuhan alamiah. Ibu Gin juga pelatih Jing-Chikung dan pelatih prana. Tahun 1991 menjadi asisten dari dokter Akupunktur dan bedah dari Xiamen yaitu Dr. Poey/ Fang Soen Gie, yang merupakan saudara sepupunya.
Tahun 1992 lulus ujian nasional Akupunktur yang diselemggarakan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, dibimbing oleh Bapak AB. Adam. Bapak AB. Adam adalah pengajar akupunktur tingkat dasar-terampil dan Mahir di Jerman, pengajar khusus dokter-dokter Akupunktur di Jerman.

SMS pada nomor Ponsel Oei Gin Djing : 0818  165  373

Email oeigindjing@gmail.com

Jadwal praktek Oei Gin Djing, Akupunkturis, yaitu :

Rabu pada jam 9-12 siang
jumat pada jam 9-12 siang
Sabtu jam 9-12 siang.
Adapun alamat praktek saya adalah
Jl. Sunter Indah Raya Blok HA 1 no. 10
Perumahan Sunter Hijau-Jakarta Utara

Sumber-sumber tentang Tinnitus dapat Anda baca pada kaitan berikut:

  1. http://www.BBC.co.uk/Health/physical_health/conditions/tinnitus1.shtml
  2. http://www.news-medical.net/health/Symptoms-of-Tinnitus-(Indonesian).aspx
  3. http://www.NHS.uk/conditions/tinnitus/Pages/symptoms.aspx
  4. http://www.totalkesehatananda.com/tinnitus1.html
  5. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/PMC/articles/PMC2686891/PDF/jcn-5-11.PDF
  6. http://id.wikipedia.org/wiki/Tinnitus
  7. http://www.ucsfhealth.org/conditions/tinnitus/signs_and_symptoms.html
  8. http://www.kelas-mikrokontrol.com/jurnal/iptek/bagian-3/penyakit-tinnitus.html

Isi dari url tersebut adalah sebagai berikut dibawah ini.

Penyakit Tinnitus

Telinga yang terus menerus berdenging atau seolah mendengar suara-suara aneh, kini sudah menjadi masalah kesehatan serius. Terutama di negara maju, penyakit telinga berdenging atau tinnitus, sudah menjadi masalah akut. Di Jerman saja, setiap hari rata-rata 2.000 orang penderita penyakit telinga berdenging mendatangi dokter THT. Jumlah penderita sebanyak itu, sudah masuk kategori amat mengkhawatirkan.

Penelitian menunjukan, sekitar 95 persen penderita tinnitus, masih dapat menerima penderitaannya, walaupun mereka harus hidup dalam kondisi tersiksa, terus menerus mendengar gangguan suara di dalam telinganya.Namun sekitar 5 persennya, mengakui amat menderita dan banyak yang mencoba bunuh diri karena tidak tahan. Apa sebetulnya penyebab tinnitus ?.Banyak sekali faktor penyebab telinga berdenging ini. Mulai dari akibat kecelakaan, ledakan keras di dekat telinga, gangguan saluran telinga bagian tengah, sampai ke gangguan lingkungan.

Namun paling sering tinnitus disebabkan gangguan pendengaran, berupa tiba-tiba hilangnya kemampuan mendengar. Penyebabnya bermacam-macam. Namun kadangkala gangguannya berlangsung amat singkat atau amat ringan. Sehingga penderitanya tidak menganggap serius hal tsb. Seringkali gejalanya juga muncul tiba-tiba tanpa sebab jelas, pada orang-orang dengan status kesehatan prima. Demikian diungkapkan Dr. Ulrich Lamparter pakar kedokteran psikosomatis di rumah sakit Universitas Eppendorf di Hamburg. Jika gangguan pendengarannya akut, dengan tanda gangguan pendengaran berat di telinga bagian dalam, biasanya muncul gejala telinga berdenging disertai rasa tidak nyaman dan tekanan di dalam telinga.

Para penderita tinnitus biasanya pekerja yang mendapat tugas melebihi kapasitas kemampuannya. Dari 150 penderita gangguan telinga berdenging yang diteliti di Hamburg, sebanyak 60 persen tergolong pekerja keras yang beban kerjanya amat tinggi. Sekitar 23 persen dari pekerja berat, terbukti mengalami gangguan tinnitus akut. Penyakit tinnitus tidak pandang bulu, siapa saja dapat terkena. Di Jerman misalnya, perhimpunan dokter telinga-hidung-tenggorokan THT, setiap tahunnya mencatat 27.000 penderita baru. Sementara data dari jawatan kesehatan Amerika Serikat menyebutkan, di negara itu sedikitnya 10 juta orang menderita tinnitus. Kebanyakan penderitanya adalah orang-orang yang dalam kehidupan sehari-hari, mengalami tekanan emosional cukup tinggi. Misalnya para guru, pendeta, dokter, guru taman kanak-kanak serta pegawai asuransi.

Namun selain tekanan pekerjaan, juga penyakit tertentu dapat memicu munculnya suara berdenging atau gangguan suara lainnya terus menerus di dalam telinga. Lamparter menyimpulkan, stress berat juga dapat memicu gejala kehilangan pendengaran. Kematian anggota keluarga yang dicintai secara tiba-tiba, atau pengalaman mengerikan seperti diculik, diancam pembunuhan atau terlibat kecelakaan hebat. Mula-mula gejala kehilangan pendengaran ini hanya berlangsung selama beberapa detik.

Namun semakin berat tekanan emosinya, gejala kehilangan pendengaran semakin sering dan lama waktunya. Gejalanya memburuk, sampai mulai munculnya gangguan berupa telinga berdenging, demikian kata Dr.Lamparter. Misalnya saja contoh seorang wanita muda yang kariernya sedang menanjak, yang datang berobat akibat gangguan pendengaran. Kepada dokternya wanita muda ini mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir mengalami stress berat. Di kantornya, ia dipromosikan menjadi wakil direktur, yang langsung bekerja keras karena direkturnya sakit. Sementara dalam kehidupan pribadinya, dalam waktu bersamaan ia harus menyiapkan pesta ulang tahun ibunya. Tekanan waktu, pekerjaan dan kehidupan pribadi diakuinya amat berat, walaupun begitu wanita karier ini mengaku menikmati tugasnya. Akan tetapi, gangguan pendengaran yang dideritanya secara tiba-tiba ibaratnya rem darurat, yang menghentikan seluruh kegiatannya. Menurut Dr.Lamparter, kondisi yang dialami pasien wanita tsb, menunjukan gejala khas ganguan kehilangan pendengaran.

Gejala ini merupakan jawaban langsung sistem tubuh pada situasi lingkungan, yang disadari atau tidak, merupakan beban emosional berat yang tidak dapat lagi ditanggulangi. Tubuh yang merasa dipaksa menghadapai rangsangan secara berlebihan, bereaksi meminta istirahat. Biasanya pula, gangguan pendengaran ini dibarengi dengan dengingan di telinga, baik dengingan berat atau ringan. Tinnitus memang tidak akan menyebabkan penderitanya kehilangan pendengaran. Sebaliknya, sekitar 90 persen penderita tinnitus, mengakui sebelumnya pernah mengalami gejala kehilangan pendengaran. Telinga berdenging atau seolah mendengar suara-suara aneh, memang tidak mengurangi daya pendengaran. Namun adanya interferensi, antara suara yang masuk dari luar, dengan gangguan suara tinnitus, seringkali membuat penderitanya sulit berkonsentrasi.

Sampai saat ini, belum ada obat ataupun tindakan operatif, yang dapat menyembuhkan tinnitus.                                                         Para ahli kedokteran memang mengembangkan terapi perawatan penderita gejala telinga berdenging ini. Misalnya yang disebut terapi akustik. Di berbagai klinik THT di Jerman dan di Amerika Serikat, para penderita tinnitus dapat melatih dirinya, memanfaatkan suara dari luar untuk menekan gejala gangguan suara di dalam telinganya. Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas kehidupan serta mengurangi stress tambahan, sebagai dampak penyakit tinnitus.                                                                                                                                                  Misalnya pemasangan generator suara di dalam telinga, alat bantu dengar atau mendengarkan musik tertentu dari CD dan kaset. Atau juga pelatihan meditasi, agar penderita dapat berkonsentrasi dan menekan gejala tidak bisa tidur yang biasanya muncul berbarengan dengan gejala tinnitus.(muj)

Tinnitus atau Telinga Berdenging akibat radiasi Handphone, oleh Oei Gin Djing

                                                                                                                                                                                                                        Saya berharap agar pernyataan saya ini tidak di copy-paste dan dinyatakan oleh Blogger lain sebagai tuliasannya atau kisah nyatanya. Untuk antisipasi akan hal ini maka titik-titik akupunktur yang saya temukan dengan formulasi yang benar, tidak saya sertakan di blog ini, karena rawan penyalahgunaan oleh orang lain ataupun rawan penyalahgunaan oleh blog/web yang tidak berhak.  Saya/Oei Gin Djing mengalami Tinnitus dan akhirnya bisa mengatasinya adalah anugerah Tuhan dan juga karena penelitian seta percobaan terus-menerus melakukan tusuk jarum/Akupunktur pada diri saya sendiri, tetapi saya tak dapat menyebarluaskan karena selain Tinnitus dan Bing-Han ada kombinasi Chi-Kung dan doa. Sekali lagi, saya saya mohon maaf pada pembaca blog  saya yaitu AkupunkturPijatPrana.wordpress.com/

Foto Oei Gin Djing atau Gin Djing Oei dapat Anda lihat dibawah ini.

Saat kemajuan tehnologi tak terbendung dan saat arus informasi serta hubungan sosial sangat diperlukan maka komunikasi maya  atau tak nyata, adalah jalan termudah untuk mengetahui semua perkembangan yang tak tampak secara langsung, alat komunikasi maya juga memberi kemudahan bagi kita untuk terhubung dengan semua teman-teman dan keluarga kita dimanapun mereka berada, tentu saja dalam hal ini yang dimaksud adalah selama mereka masih didunia nyata, maka kita dapat dengan mudah berkomunikasi baik lewat Handphone/Telpon maupun lewat internet. Perlu diiingat bahwa yang menyebakan Tinnitus ada hal-hal lain, misal penggunaan alat pengeras suara terlalu kencang, dsb.

Sebagai penulis buku, sebagai ibu rumah tangga yang masih butuh teman dan juga sebagai Akupunkturis yang mendengarkan sekaligus memberi semangat dalam menjawab keluhan banyak orang yang konsultasi, saya (Oei Gin Djing) menjadi sangat tergantung akan alat komunikasi maya, baik lewat ketikan maupun lewat suara hingga suatu saat malapetaka mengerikan menimpa dan meluluhlantakkan sifat optimis yang selama ini melekat pada diri saya.

Malapetaka yang saya rasakan sangat menyiksa dan mengerikan itu bernama TINNITUS atau Telinga Berdenging/Berbunyi.

Serangan Tinnitus yang saya alami meledak pada sekitar pertengahan bulan Nopember tahun 2010, saya akan sebutkan beberapa yang alami , yaitu:

- Serasa bagai robot saya jalani hari demi hari.

- Serasa (Maaf) ada kotoran telinga yang besar dilubang telinga.

- Serasa terkurung dalam suatu dimensi dunia lain.

- Serasa hampir koma dan hampir mati rasanya.

- Serasa orang linglung dengan otak blang saat akan bekerja dan berbuat apapun

- Tak tahu apa yang harus diperbuat.

- Serasa telinga diserang suara hebat dan menyiksa saat hujan turun.

- Serasa seperti mendapat serangan Jantung, walau saya belum pernah terkena gangguan pada Jantung sebelum Tinnitu.

- Serasa ada sesuatu yang berat dan juga nyeri pada samping iga kiri dan kanan.

- Hari demi hari, terdengar bermacam-macam suara, saya hanya bisa mendengar dengan satu telinga, yaitu telinga kiri, sedangkan telinga kanan tuli sejak lahir. Maka siksaan suara entah di Klokea/rumah siput atau di di otak kiri lebih menyiksa lagi, rasa nyeri menjalar terutama pada sisi area tubuh kiri, dari kepala sampai ke kaki. Kaki terasa gontai dalam melangkah.

- Terkena radiasi suara berupa Tinnitus/Telinga Berdenging benar-benar sulit untuk dibayangkan juga sulit untuk digambarkan. karena banyaknya serasa gangguan dan lain-lain.

Menurut seorang Profesor Dokter spesialis THT yang terkenal, yaitu Profesor Zainul A Fajar : ” Laju pertumbuhan penderita TINNITUS per-tahun sekitar 4,5 juta orang. Mayoritas penderita Tinnitus yang cukup parah atau yang sampai parah, tidak dapat disembuhkan walau berobat sampai ke negara super maju.

Pernyataan serupa dengan kata-kata Prof. Zanul juga dilontarkan oleh Dokter Mariana Yunisaf, untuk mendapatkan informasi tentang gangguan TINNITUS  ini saya melakukan wawancara langsung terhadap dua pakar spesialis THT ini. THT adalah meliputi Telinga, Hidung dan Tenggorok.

Menurut apa yang saya ( Oei Gin Djing ) alami dan rasakan : Penderita Tinnitus parah, dilanda rasa frustasi dan putus asa yang sangat karena Tinnitus parah benar-benar menyiksa dan dapat memporak-porandakan banyak aspek kehidupan seorang penderita, bahkan keluarga penderita juga akan terkena dampak kurang mengenakkan sebagai akibat terjadinya gangguan Tinnitus/Telinga Berdenging pada salah satu anggota keluarganya.

Saran saya, bila Anda menderita Tinnitus, sebaiknya periksa ke dokter THT dan tanyakan gangguan pada telinga luar, telinga tengah atau telinga dalam. Tanyakan kemungkinan-kemungkinan kesembuhan tinnitus Anda, bila kelainan gangguan pada telinga dalam yaitu saraf tanyakan solusi atau anjuran Dokter THT yang merawat Anda, perawatan pelengkap apa yang sebaiknya Anda jalani, disamping tentu saja perawatan Dokter.

Beberapa hal yang sebaiknya Anda hindarkan dan beberapa anjuran yang sebaiknya Anda lakukan. 

1. Hindarkan telinga Anda dari musik bersuara keras.

2. Hindarkan pemakaian HandPhone dalam menelpon, dan hindarkan pemakaian EarPhone untuk sementara.

3. Bila belum kena Tinnitus, bagi yang suka menelepon pakai ponsel, jangan gunakan Smartphone canggih untuk menelepon. Lebih baik aktifkan speaker walaupun Anda menggunakan ponsel biasa untuk menelepon. Bagi penderita Tinnitus cukup pakai SMS atau BBm saja untuk komunikasi dengan pengguna ponsel yang lain, tapi jangan terlalu lama.

4. Kurangi mencari berita di internet melalui ponsel karena pencarian berita yang terlalu sering lewat Ponsel, akan membuat telinga Anda lebih nguing-nguing dan terkadang swing-swing.

5. Bila ada orang menelpon pakai Hp didekat Anda, untuk sementara anda menjauh, karena sinyal Hp/ponsel ibarat asap rokok yang bisa mempengaruhi orang-orang disekitarnya, terutama yang terdekat dengan sumber.

6. Usahakan bagi penderita Tinnitus untuk tidak mengantongi Ponsel dan juga tidak membawa ponsel yang aktif di tempat tidur.

7. Kalau mungkin, lakukanlah meditasi tetapi pada penderita Tinnitus parah meditasi sangat sulit dilakukan.

8. Cari seorang Akupunkturis yang berpengalaman dalam menangani masalah gangguan Tinnitus/telinga berdenging atau berbunyi, karena Akupunkturis tersebut akan bisa memahami penderitaan Anda.

9. Minum ramuan yang berguna untuk menanggulangi Tinnitus, misalnya Bing-Han Ginseng. Saya pribadi meminum ramuan ini.
Tautan web/halaman Binghan Ginseng Indonesia di Fb :

https://www.facebook.com/BingHanGinsengIndonesia

10. Makan pisang secukupnya.

11. Makan apokat secukupnya.

12. Kurangi emosi negatif, seperti marah dan stres.

13. Usahakan untuk istirahat yang cukup.

14. Usahakan bagi penderita Tinnitus untuk tidak mengantongi Ponsel.
Bagi pemakai ponsel BB dan IPhone gunakan sarung ponsel yang disertakan dalam paket penjualan. Bila saat beli tidak ada sarungnya, belilah sarung yang mengandung magnet, dimana bila Hp Anda dimasukkan dalam sarung tersebut maka layar Hp menjadi mati, dengan demikian baterai lebih hemat dan radiasi berkurang.

15. Matikan ponsel secara total, saat menjelang tidur.

16. Matikan alat WIFI dan alat-alat elektronik yang dapat menimbulkan suara, saat menjelang tidur kecuali jam weker dan jam dinding atau jam tangan.

17. Jangan menyalakan alarm dari Ponsel untuk membangunkan tidur Anda, sebaiknya gunakan jam weker saja.

18. Bila belum kena Tinnitus, bagi yang suka menelepon pakai ponsel, jangan gunakan Smartphone canggih untuk menelepon. Lebih baik laktifkan speaker walaupun Anda menggunakan ponsel biasa untuk menelepon.

Tambahan tentang Tinnitus:

- Pada orang lanjut usia tinnitus dan kurangnya daya pendengaran biasanya diakibatkan oleh melemahnya fungsi Ginjal dan Hati juga karena kerusakan pada saraf-saraf penerima getaran suara.

- Tinnitus juga bisa diakibatkan sedang flu/influensa.

- Tinnitus bisa terjadi karena adanya kotoran yang menempel pada selaput gendang, bila mengalami hal ini Anda bisa minta tolong Dokter THT untuk dibersihkan.

- Tinnitus bisa terjadi karena keracunan antibiotik atau obat-obatan.

- Tinnitus bisa timbul karena benturan pada wialayah telinga dan sekitarnya.

- Tinnitus bisa terjadi karena hipertensi, anemia, dsb.

Saya berharap semoga semua penderita Tinnitus dapat sembuh.

Tambahan tentang Tinnitus:

- Pada orang lanjut usia tinnitus dan kurangnya daya pendengaran biasanya diakibatkan oleh melemahnya fungsi Ginjal dan Hati juga karena kerusakan pada saraf-saraf penerima getaran suara.

- Tinnitus juga bisa diakibatkan sedang flu/influensa.

- Tinnitus bisa terjadi karena adanya kotoran yang menempel pada selaput gendang, bila mengalami hal ini Anda bisa minta tolong Dokter THT untuk dibersihkan.

- Tinnitus bisa terjadi karena keracunan antibiotik atau obat-obatan.

- Tinnitus bisa terjadi karena hipertensi, anemia, dsb.

Untuk merasakan sebagian rasa sakit yang menyerang penderita TINNITUS berat maka Anda bisa membaca surat balasan saya / Oei Gin Djing terhadap Pak Andi. Jawaban saya berikan berdasarkan pada pengalaman pribadi saya.

Ada pertanyaan dari seorang pembaca Blog ini bernama Pak Andi, dibawah ini saya tampilkan pertanyaan tentang Tinnitus dan jawaban yang saya berikan.

  1. apakah bing han capsule sdh benar2 terbukti bisa menyembuhkan Gejala tinitus(telinga suka mendenging) seperti yg saya alami saat ini..???? mohon di informasikan thanks
  2. Jawaban email untuk Pak Andi dari saya/Oei Gin Djing, tentang TINNITUS atau TELINGA BUNYI.

    Khasiat Bing-Han Serbuk maupun Bing-Han Kapsul sama saja, hanya cara minum Bing-Han Kapsul lebih mudah dan praktis. Satu takar sendok takar yang disertakan dalam kemasan, setara dengan 1 kapsul. Saat akan diminum Bing-Han dalam bentuk serbuk harus dikocok lebih dahulu, sedangkan Bing-Han kapsul bisa langsung ditelan. Bing-Han kapsul mudah dibawah, baik dimasukkan dalam kantong baju maupun dimasukkan dalam tas karena terdiri dari kemasan setrip berisi 10 kapsul.

    Maaf Pak Andi, pada intinya hasil beberapa orang sudah terbukti termasuk saya sendiri, tetapi bagaimanapun juga itu tergantung juga pada kehendak Tuhan. Setahu saya, sampai sekarang Tinnitus, terutama yang sudah menetap lama tidak ada obatnya, dalam hal ini kedokteran jerman dan amerika serikat masih berupaya melakukan penelitian terus-menerus.
    Penderitaan yg saya alami saat menderita Tinnitus seperti mendengar suara mendenging, mendesing, suara pedang beradu, ombak, tembakan, suara jangkrik, menderu, angin kencang, dan sebagainya. Tinnitus saya saat itu sangat parah dan takkan dapat dibayangkan sakitnya. Telinga berbunyi kayak di medan perang, linglung, rasa terbakar di area rahang kiri sampai sesisi kepala dan belakang kepala, pusing, migrain bahkan vertigo yang saya alami, sungguh menyiksa. Lengan kiri tak bertenaga, langkah gontai kayak kapal digoyang-goyang, mata agak kabur dan silau, indra penciuman agak tumpul, dsb. Kalau malam menjelang tidur lebih tersiksa karena dalam suasana sunyi, bunyi terasa lebih kencang dan menyiksa. Rasa hampir koma, mati dan depresi membayangi, saya sampai berhenti praktek saat itu.
    Adalah dosa bila saya berbohong, Tuhan telah menyembuhkanku dengan memberikan pencerahan, sehingga saya melakukan terapi akupunktur sendiri ditambah minum Bing-Han Ginseng, karena kesembuhan saya dari TINNITUS telah mengembalikan hidup saya, maka saya ingin berbagi pengalaman dengan penderita yang lain. Saat itu yaitu sebelum saya menemukan formula kombinasi titik terapi untuk Tinnitusyang saya imbangi juga dengan minum Bing Han Ginseng, saya sendiri mengalami rasa frustasi akibat gagalnya berbagai upaya yang telah saya tempuh, termasuk berobat ke profesor ahli tinnitus atau telinga berbunyi.
    Selain saya pribadi, beberapa pasien juga sembuh walau tidak total 100%, karena bagaimanapun sudah ada cacat di saraf otak kita, sehingga ada hal-hal tertentu yang tetap harus anda kurangi atau hindarkan.
    Pasien termuda Tinnitus yang saya (Oei Gin Djing) tangani adalah seorang anak kelas 6 SD , usia 11 tahun. Dalam upayanya untuk menyembuhkan pusing yang diderita oleh anaknya (hal ini karena anak tersebut mengeluh sangat pusing dan selalu pusing). Anak ini sudah dibawah oleh orang tuanya berobat ke dokter THT, ke dokter mata dan ke dokter Saraf. Dari sayalah akhirnya diketahui bahwa kedua telinga anak tersebut berbunyi, akhirnya barulah anak tersebut berani bilang ke orang tuanya bahwa telinga berbunyi terus-menerus. Dahulu sebelum saya tangani anak itu tidak bisa masuk sekolah dari bulan Nopember, saya melakukan terapi akupunktur pada anak ini (Terapi akupunktur seminggu 2 kali ) sekitar pertengahan bulan Desember dan juga menganjurkan minum Bing-Han Ginseng, syukur pada Tuhan bahwa seingat saya tanggal 9 Januari anak tersebut, sudah bisa masuk sekolah.
    NB: Anda bisa pula melakukan terapi tambahan yaitu Hiperbarik, atau terapi oksigen pada kedalaman beberapa bar, adanya di RSAL. Mintoharjo jalan Bendungan Hilir.Jakarta Pusat.

    Kenapa saya berpanjang lebar membalas surat email bapak, karena saya (Oei Gin Djing)tahu pasti penderitaan penderita Tinnitus, terutama yang parah, karena saya sendiri pernah mengalami Tinnitus. Kalau dari nada surat Anda, saya merasakan bahwa anda sudah menempuh berbagai upaya dan Anda menemui kegagalan dalam mengobati Tinnitus Anda.
    Akhir kata semoga Tuhan mengabulkan permohonan Anda, dan semoga artikel saya tentang Bing-Han Ginseng dan juga surat jawaban saya menjadi pembuka jalan menuju kesembuhan bagi penderita TINNITUS yang lain.
    Teimakasih pada Pak Andi atas pertanyaannya..

    Sunter-Jakarta hari Selasa, 31 Januari 201

    terima kasih atas balasan dari bapak Oei..kalau boleh tahu praktek akupuntur bapak alamatnya ada dijakarta? kira2 berapa lama pasien hrs menjalani akupuntur yg berhubungan dgn tinitus ? terima ksih atas informasi yg diberikan…

    Maaf saya koreksi , saya adalah seorang IBU dari 2 orang anak, bukan bapak.

    Tulisan yang sebelumnya saya perbaiki pada hari ini Senin, tanggal 12 Maret 2012.

    Terimakasih pada pembaca Blog ini., khususnya yang membahas tentang Tinnitus.

    http://akupunkturpijatprana.wordpress.com/2012/03/11/tinnitus-atau-telinga-berdenging-oleh-oei-gin-djing/

    alamat praktek saya saat jadwal praktek, yaitu :
    Rabu pada jam 9-12 siang
    jumat pada jam 9-12 siang
    Sabtu jam 9-12 siang.
    Adapun alamat praktek saya adalah
    Jl. Sunter Indah Raya Blok HA 1 no. 10 .
    Perumahan Sunter Hijau-Jakarta Utara.